Pertamina EP Tarakan Edukasi Warga Soal Mitigasi Kebakaran, Perkuat Kesiapsiagaan di Tiga Kelurahan

edukasi kebakaran Tarakan
Warga Tarakan mengikuti pelatihan pemadaman api yang digelar Pertamina EP Tarakan Field sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi risiko kebakaran di lingkungan permukiman.

Gerbangkaltim.com, Tarakan – Upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko kebakaran terus diperkuat oleh PT Pertamina EP melalui wilayah operasional Tarakan Field. Selama tiga hari, 14–16 April 2026, perusahaan menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi kebencanaan bagi masyarakat di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

Program ini menyasar tiga kelurahan yang berada di sekitar area operasi, yakni Kelurahan Pantai Amal, Kelurahan Kampung I Skip, dan Kelurahan Mamburungan. Sebanyak 207 peserta yang terdiri dari ketua RT, kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA), serta tokoh masyarakat terlibat aktif dalam kegiatan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, Pertamina EP Tarakan Field menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Tarakan untuk memberikan materi komprehensif yang menggabungkan teori dan praktik. Edukasi difokuskan pada pemahaman sumber risiko kebakaran, seperti korsleting listrik dan kelalaian aktivitas rumah tangga, serta langkah cepat dalam menghadapi situasi darurat.

Peserta juga mendapatkan pelatihan langsung penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta teknik pemadaman sederhana menggunakan alat rumah tangga, seperti karung atau selimut basah. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan respons awal masyarakat sebelum bantuan petugas tiba di lokasi kejadian.

Superintendent HSSE Operations Tarakan Field, Ahmad Supriyadi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat.

“Selama ini kami rutin bersinergi dengan tim pemadam kebakaran melalui dukungan operasional. Edukasi ini menjadi bagian penting untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko kebakaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Tarakan, Eko Supriyatnoko, menilai masyarakat memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam penanganan awal kebakaran.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Penanganan awal yang tepat dapat meminimalisasi dampak sebelum petugas tiba,” jelasnya.

Pemerintah kelurahan setempat turut mengapresiasi kegiatan ini karena dinilai mampu memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun budaya tanggap bencana.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan Pertamina EP Tarakan Field di bawah koordinasi PT Pertamina Hulu Indonesia bersama SKK Migas. Program tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga mitigasi bencana, guna mendukung pembangunan berkelanjutan dan pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs).

Dengan adanya edukasi ini, diharapkan masyarakat Kota Tarakan semakin siap menghadapi potensi kebakaran serta mampu menciptakan lingkungan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.

Sumber: PT Pertamina EP Tarakan Field

Tinggalkan Komentar