Polsek Barong Tongkok Dampingi Petani: Jaga Ketahanan Pangan

Ketahanan Pangan
Personel Polsek Barong Tongkok Aipda Desti Ambarura bersama Briptu Andi Riski A.S. saat melakukan pendampingan dan pemantauan pertumbuhan komoditas jagung di lahan petani binaan Kampung Linggang Bigung, Kutai Barat, Senin (28/9/2026).

KUTAI BARAT, Gerbangkaltim.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Barong Tongkok terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus membina kemandirian ekonomi masyarakat pedesaan. Langkah konkret ini diwujudkan melalui kegiatan pendampingan dan pemantauan langsung lahan pertanian binaan di wilayah hukum Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Senin (28/9/2026).

Dalam peninjauan lapangan tersebut, Ps. Kanit Binmas Polsek Barong Tongkok Aipda Desti Ambarura bersama Banit SPKT Briptu Andi Riski A.S. mendatangi area perkebunan jagung seluas 1,5 hektare milik Suharto, seorang petani binaan di Kampung Linggang Bigung RT 002.

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau dari dekat pola perawatan, pertumbuhan komoditas pangan, serta mendengarkan aspirasi dan kendala yang dihadapi para petani lokal secara langsung.

Berdasarkan hasil pemantauan teknis di lapangan, komoditas tanaman jagung yang telah memasuki usia tanam 45 hari tersebut menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat memuaskan dan subur. Tinggi batang tanaman rata-rata telah mencapai sekitar dua meter dengan kondisi daun yang hijau segar.

Meski wilayah Kutai Barat tengah menghadapi tantangan musim kemarau dengan curah hujan relatif rendah, para petani binaan menyiasatinya melalui penyiraman berkala pada sore hari, pemupukan teratur, serta pemangkasan daun guna memaksimalkan nutrisi pembentukan buah. Apabila proses perawatan terus berjalan lancar tanpa kendala hama, komoditas jagung tersebut diperkirakan siap memasuki masa panen raya sekitar dua minggu mendatang.

Di sela-sela peninjauan, personel Polsek Barong Tongkok juga memberikan edukasi dan imbauan Kamtibmas terkait pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kepolisian mengingatkan para petani agar tetap mengedepankan aspek kelestarian lingkungan dan menghindari metode pembakaran saat membersihkan atau membuka lahan baru di tengah cuaca terik.

Pendampingan berkala ini diharapkan dapat memotivasi para petani lokal untuk terus meningkatkan produktivitas hasil panen, sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan daerah di Kabupaten Kutai Barat secara berkelanjutan.

Sumber: Humas Polda Kaltim

Tinggalkan Komentar