Pramuka Warga Binaan Lapas Banjarmasin Dampingi Anak dan Lansia Saat Jam Besuk, Kalapas: Bentuk Nyata Pembinaan Karakter

Lapas Banjarmasin
Gugus Depan Pramuka Lapas Kelas IIA Banjarmasin turut ambil bagian membantu keluarga pengunjung dengan mendampingi anak-anak hingga memberikan bantuan kepada pengunjung lanjut usia (lansia) selama berlangsungnya jam besuk, Rabu (29/7/2026).

Banjarmasin, Gerbangkaltim.com – Suasana layanan kunjungan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin tampak berbeda. Sejumlah warga binaan yang tergabung dalam Gugus Depan Pramuka turut ambil bagian membantu keluarga pengunjung dengan mendampingi anak-anak hingga memberikan bantuan kepada pengunjung lanjut usia (lansia) selama berlangsungnya jam besuk.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Banjarmasin menghadirkan pelayanan kunjungan yang lebih humanis. Para anggota Pramuka warga binaan ditempatkan di sejumlah titik pelayanan, mulai dari memberikan informasi kepada pengunjung, membantu lansia yang membutuhkan pendampingan, hingga menemani anak-anak bermain di area taman bermain yang telah disediakan.

Pendampingan terhadap anak-anak dilakukan agar keluarga warga binaan dapat melaksanakan kunjungan dengan lebih tenang. Sementara itu, pengunjung lansia juga mendapat bantuan saat memasuki maupun berada di area layanan kunjungan.

Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan keterlibatan anggota Pramuka dalam pelayanan kunjungan merupakan bagian dari proses pembinaan kepribadian yang diterapkan kepada warga binaan.

“Kepramukaan menjadi salah satu media pembinaan karakter bagi warga binaan. Melalui keterlibatan mereka dalam membantu pelayanan kunjungan, kami ingin menanamkan nilai kepedulian, empati, disiplin, dan semangat melayani. Harapannya, karakter positif tersebut akan terus terbawa ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” kata Akhmad Herriansyah, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, pembinaan di dalam lapas tidak hanya diarahkan pada peningkatan keterampilan maupun kemampuan kerja, tetapi juga membentuk karakter yang bermanfaat bagi kehidupan sosial. Karena itu, warga binaan diberi kesempatan mengaplikasikan nilai-nilai kepramukaan melalui pelayanan langsung kepada masyarakat.

Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan Lapas Banjarmasin, Muhammad Ansyari, menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana bagi warga binaan untuk belajar bertanggung jawab sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Melalui kegiatan kepramukaan, warga binaan tidak hanya dibekali kedisiplinan dan rasa tanggung jawab, tetapi juga dilatih memiliki kepedulian sosial serta kemampuan memberikan pelayanan kepada sesama. Pendampingan kepada lansia maupun anak-anak di area kunjungan menjadi wujud nyata penerapan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Salah seorang anggota Pramuka warga binaan berinisial R mengaku memperoleh pengalaman berharga melalui kegiatan tersebut. Ia mengatakan kesempatan membantu pengunjung membuatnya belajar lebih peduli dan sabar dalam melayani orang lain.

“Kami merasa senang bisa membantu. Saat menemani adik-adik bermain atau membantu pengunjung yang membutuhkan, kami belajar untuk lebih peduli, sabar, dan bertanggung jawab. Semoga pelayanan kecil yang kami berikan bisa membuat keluarga warga binaan merasa lebih nyaman saat berkunjung,” tuturnya.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan pembinaan yang mengedepankan nilai kemanusiaan. Melalui keterlibatan warga binaan dalam memberikan pelayanan kepada keluarga pengunjung, Lapas Banjarmasin berharap dapat menumbuhkan karakter positif yang menjadi bekal saat mereka kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

Tinggalkan Komentar