Kakanwil Ditjenpas Kalsel Minta 15 Program Aksi Kemenimipas Dijalankan Konsisten
Banjarmasin, Gerbangkaltim.com — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan Erwedi Supriyatno meminta jajaran Lapas Kelas IIA Banjarmasin menjalankan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) secara konsisten.
Pesan itu disampaikan Erwedi saat memberikan penguatan kepada jajaran Lapas Kelas IIA Banjarmasin di Aula Lapas, Kamis (10/9/2026).
Menurut Erwedi, 15 Program Aksi Kemenimipas tidak boleh dipandang hanya sebagai target administratif. Program tersebut harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, terutama dalam menjaga keamanan, integritas, dan kualitas pembinaan warga binaan.
Salah satu hal yang menjadi perhatian utama adalah pemberantasan peredaran narkoba di dalam lapas. Erwedi meminta petugas mempersempit ruang gerak peredaran telepon seluler yang dapat digunakan sebagai sarana untuk menjalankan aktivitas melawan hukum.
“Pemberantasan peredaran narkoba di lapas harus kita awali dengan pemberantasan peredaran handphone. Putus mata rantai peredaran handphone di lapas,” tegas Erwedi.
Ia juga meminta jajaran meningkatkan kewaspadaan terhadap praktik penipuan daring atau scamming yang berpotensi dikendalikan dari dalam lapas.
“Waspadai peredaran narkoba, HP, dan scamming, karena itu kejahatan satu rantai,” ujarnya.
Selain keamanan, Erwedi menekankan pentingnya menjaga integritas seluruh petugas. Menurut dia, satu pelanggaran yang dilakukan oknum dapat berdampak terhadap kepercayaan publik dan citra institusi secara keseluruhan.
“Jangan sampai karena satu oknum bisa merusak integritas pegawai lainnya,” kata Erwedi.
Untuk memperkuat koordinasi internal, Lapas Banjarmasin rutin melaksanakan morning briefing sebelum aktivitas kerja dimulai. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan informasi, mengevaluasi pelaksanaan tugas, serta menyamakan langkah seluruh jajaran.
Komunikasi dengan warga binaan juga dinilai penting untuk menjaga kondisi lapas tetap aman dan kondusif.
Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Sapa Kasih, yakni pendekatan langsung petugas kepada warga binaan untuk memantau kondisi kesehatan, keamanan, kebersihan, sekaligus mendengar aspirasi dan keluhan mereka.
Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin Akhmad Herriansyah mengatakan penguatan yang diberikan Kakanwil menjadi dorongan bagi jajarannya untuk semakin konsisten menjalankan program dan tugas pemasyarakatan.
“Penguatan ini menjadi pengingat bahwa pelaksanaan program dan tugas pemasyarakatan membutuhkan komitmen seluruh jajaran. Kami akan terus memperkuat koordinasi, pengawasan, dan komunikasi agar setiap potensi gangguan dapat dicegah sejak dini serta pelaksanaan pembinaan berjalan optimal,” ujar Akhmad Herriansyah.
Ia menambahkan, soliditas antara jajaran struktural, staf, dan regu jaga menjadi salah satu kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
Dengan penguatan tersebut, Lapas Kelas IIA Banjarmasin menegaskan komitmennya menjalankan 15 Program Aksi Kemenimipas melalui penguatan integritas petugas, peningkatan pengawasan keamanan, serta koordinasi dan komunikasi di seluruh lini.
BACA JUGA
