Pertamina Perkuat Mitigasi Karhutla, Lindungi Habitat Orangutan di Samboja

Samboja, Gerbangkaltim.com — PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan konservasi Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Sepinggan, Pertamina menyerahkan satu unit pompa pemadam kebakaran portabel bertekanan tinggi kepada Yayasan Jejak Pulang.

Peralatan tersebut akan digunakan untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla, khususnya di kawasan yang memiliki akses terbatas.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung perlindungan lingkungan dan kawasan konservasi.

“Melalui bantuan ini, kami ingin mendukung kesiapsiagaan Yayasan Jejak Pulang bersama masyarakat dalam merespons potensi kebakaran sejak dini, terutama di lokasi dengan akses terbatas,” ujar Edi, Rabu (9/9/2026).

Menurut Edi, keberadaan pompa pemadam portabel diharapkan dapat membantu mencegah api meluas sehingga kawasan hutan dan aktivitas rehabilitasi orangutan tetap terlindungi.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi upaya perlindungan Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Samboja yang memiliki luas sekitar 3.517,53 hektare.

Kawasan itu tidak hanya memiliki fungsi penelitian dan pengelolaan hutan, tetapi juga menjadi lokasi Sekolah Hutan Yayasan Jejak Pulang untuk mendukung proses rehabilitasi orangutan.

Pompa berukuran ringkas tersebut nantinya dapat dimanfaatkan Yayasan Jejak Pulang bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Sungai Merdeka dan wilayah sekitarnya.

Peralatan yang mudah dimobilisasi itu dinilai penting untuk menangani titik api pada tahap awal, terutama ketika lokasi kebakaran sulit dijangkau kendaraan pemadam.

General Manager Yayasan Jejak Pulang, Rahmad Novirsal, mengapresiasi dukungan Pertamina Patra Niaga AFT Sepinggan terhadap upaya perlindungan kawasan dan konservasi orangutan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pertamina Patra Niaga AFT Sepinggan yang terus memberikan perhatian terhadap keberlanjutan konservasi orangutan, khususnya melalui dukungan dalam mitigasi kebakaran yang mengancam kawasan KHDTK di Samboja,” kata Rahmad.

Rahmad mengatakan, ketersediaan peralatan yang mudah dibawa ke lokasi dengan akses terbatas akan membantu yayasan dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus mempercepat respons ketika terjadi kebakaran.

Kolaborasi dengan MPA juga menjadi bagian penting dalam upaya deteksi dini dan penanganan karhutla. Keterlibatan masyarakat di sekitar kawasan diharapkan dapat memperkuat perlindungan hutan sekaligus menjaga keberlangsungan program konservasi orangutan.

Edi menegaskan, Pertamina Patra Niaga akan terus mendorong kerja sama dengan lembaga konservasi dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Menjaga kawasan konservasi membutuhkan peran bersama. Kami berharap dukungan ini dapat memperkuat upaya pencegahan dan penanganan awal karhutla, sehingga fungsi hutan tetap terjaga dan proses rehabilitasi orangutan dapat terus berlangsung,” ujar Edi.

 

Tinggalkan Komentar