Apel Pagi Lapas Banjarmasin Hening, Tiga ASN Gugur di Papua Dikenang

Lapas Banjarmasin
Seluruh jajaran menundukkan kepala dalam prosesi mengheningkan cipta untuk mengenang tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang gugur saat menjalankan tugas di Papua. Senin (15/9/2026).

Banjarmasin, Gerbangkaltim.com — Suasana apel pagi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin, Senin (14/9), berlangsung khidmat. Seluruh jajaran menundukkan kepala dalam prosesi mengheningkan cipta untuk mengenang tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang gugur saat menjalankan tugas di Papua.

Apel dipimpin Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin Akhmad Herriansyah dan diikuti jajaran struktural serta petugas Lapas Banjarmasin. Prosesi mengheningkan cipta dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap pengabdian ketiga ASN tersebut kepada negara dan masyarakat.

Akhmad Herriansyah mengatakan, gugurnya para ASN tersebut menjadi duka sekaligus pengingat bagi seluruh aparatur negara mengenai besarnya tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

“Penghormatan ini menjadi bentuk rasa duka dan penghargaan kita atas pengabdian rekan-rekan ASN yang gugur dalam menjalankan tugas. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ujar Akhmad Herriansyah.

Menurut dia, pengabdian sebagai ASN tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas kedinasan, tetapi juga menyangkut komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh integritas.

Ia pun mengajak seluruh jajaran Lapas Banjarmasin menjadikan momentum tersebut sebagai refleksi untuk meningkatkan disiplin dan tanggung jawab dalam menjalankan pekerjaan.

“Pengabdian adalah tanggung jawab yang harus kita jalankan dengan sebaik-baiknya. Mari kita jadikan momentum ini sebagai pengingat untuk terus bekerja dengan penuh integritas, disiplin, dan tanggung jawab,” katanya.

Setelah prosesi penghormatan, apel pagi dilanjutkan dengan agenda kedinasan Lapas Banjarmasin.

Akhmad Herriansyah berharap penghormatan terhadap tiga ASN yang gugur tersebut tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi dorongan bagi jajaran untuk terus menjaga semangat pengabdian dalam menjalankan amanah negara dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Tinggalkan Komentar