PTMB Siapkan Air Bendali untuk Jaga Pasokan saat Ancaman El Nino

PDAM
Direktur Utama PTMB, Dr Yudhi Saharuddin

Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menjaga ketersediaan air bersih bagi pelanggan menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang berisiko menurunkan debit sumber air baku di Kota Balikpapan.

Salah satu strategi yang disiapkan adalah pemanfaatan air dari tiga bendungan pengendali (bendali), yakni Bendali 1, Bendali 3, dan Bendali 4, sebagai sumber air baku tambahan apabila terjadi penurunan produksi dari sumber utama.

Direktur Utama PTMB, Dr Yudhi Saharuddin, mengatakan pemanfaatan air bendali tersebut dapat dilakukan setelah memperoleh izin dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV.

“Setidaknya untuk menutupi kekurangan apabila diminta menurunkan produksi dari Waduk Manggar dan sumber lainnya,” katanya, Kamis (4/6/2026).

Menurut dia, pengalaman saat fenomena El Nino menunjukkan kapasitas produksi air bersih PTMB dapat mengalami penurunan hingga 25 persen. Karena itu, perusahaan perlu menyiapkan sumber alternatif guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Sebagai bagian dari persiapan, PTMB telah melakukan survei lapangan serta pengujian laboratorium terhadap kualitas air di Bendali 1, Bendali 3, dan Bendali 4. Selain kualitas air, perusahaan juga mengevaluasi potensi debit yang tersedia untuk dimanfaatkan sebagai sumber pasokan tambahan.

“Kami sudah survei dan cek laboratorium air di Bendali 1, Bendali 3, dan Bendali 4,” ujar Yudhi.

Hasil kajian awal menunjukkan air dari ketiga bendali tersebut berpotensi digunakan sebagai air baku tambahan. Dari sisi kualitas dan proses pengolahan, Yudhi menilai tidak terdapat perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan sumber air yang selama ini dimanfaatkan PTMB.

Namun, sistem pengolahan yang digunakan akan berbeda. Jika pengolahan air dari Waduk Manggar dan Waduk Teritip dilakukan melalui Instalasi Pengolahan Air (IPA) permanen yang sudah tersedia, maka air dari bendali akan diolah menggunakan IPA mini maupun IPA mobile.

“Kalau di Waduk Manggar dan Teritip, kami menggunakan IPA yang sudah ada. Sedangkan untuk bendali menggunakan IPA mini atau IPA mobile,” jelasnya.

Selain menyiapkan fasilitas pengolahan, PTMB juga mengantisipasi kebutuhan distribusi air melalui armada tangki apabila kondisi darurat terjadi. Pasokan air dari bendali nantinya dapat disalurkan ke sejumlah wilayah melalui kantong-kantong air yang telah tersedia.

Langkah tersebut menjadi bagian dari skenario mitigasi yang disusun PTMB untuk menghadapi kemungkinan berkurangnya ketersediaan air baku akibat musim kemarau panjang yang dipicu El Nino.

Adapun Bendali 1 berada di Kelurahan Sepinggan, sementara Bendali 3 dan Bendali 4 berlokasi di Kelurahan Gunung Bahagia.

Keberadaan ketiga bendali tersebut diharapkan dapat menjadi sumber cadangan yang membantu menjaga kontinuitas layanan air bersih bagi masyarakat Balikpapan ketika pasokan dari sumber utama mengalami penurunan.

Tinggalkan Komentar