Satgas Pamtas Yonkav 13/SL Mengajar di Perbatasan RI–Malaysia, Tanamkan Semangat Belajar dan Nasionalisme

TNI
Personel Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 13/SL memberikan materi pelajaran kepada siswa di SMPN 001 Lumbis Pansiangan, Kabupaten Nunukan, sebagai bentuk kepedulian TNI dalam mendukung pendidikan dan menanamkan semangat cinta tanah air di wilayah perbatasan.

Gerbangkaltim.com, Nunukan – Prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 13/SL terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pendidikan masyarakat di wilayah perbatasan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan mengajar bagi siswa-siswi di SMPN 001 Lumbis Pansiangan, Kecamatan Lumbis Pansiangan, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh personel Pos Labang tersebut tidak hanya bertujuan membantu proses belajar mengajar, tetapi juga memberikan motivasi kepada para pelajar agar terus bersemangat menuntut ilmu meskipun berada di wilayah terpencil yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Akses menuju lokasi sekolah tidaklah mudah. Untuk mencapai sekolah tersebut, para prajurit harus menempuh perjalanan melalui medan hutan dan menyeberangi aliran sungai. Jalur tersebut hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki karena kondisi infrastruktur yang masih terbatas di wilayah perbatasan.

Meski menghadapi tantangan medan yang cukup berat, para prajurit tetap menjalankan kegiatan ini secara rutin sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan di daerah perbatasan. Kehadiran mereka disambut antusias oleh para siswa yang terlihat aktif mengikuti proses pembelajaran.

Selain membantu materi pelajaran, para anggota TNI juga memberikan motivasi dan wawasan kebangsaan kepada para pelajar. Mereka mengajak siswa untuk memiliki semangat belajar yang tinggi serta menanamkan nilai-nilai cinta tanah air sebagai generasi penerus bangsa.

Kapendam VI/Mulawarman, Gatot Teguh Waluyo, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya di wilayah perbatasan negara.

Menurutnya, kehadiran prajurit TNI di tengah-tengah pelajar diharapkan mampu memberikan inspirasi sekaligus memperkuat rasa nasionalisme generasi muda yang tinggal di daerah perbatasan.

“Kehadiran prajurit TNI di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus belajar dan meraih cita-cita, sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap masyarakat, terutama dalam membantu meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah yang memiliki keterbatasan akses.

Melalui kegiatan mengajar di sekolah perbatasan tersebut, diharapkan para pelajar tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga semakin memiliki semangat untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa di masa depan.

Sumber: Pangdam VI/Mulawarman

Tinggalkan Komentar