251 Inovasi Lahir Sepanjang 2026, Pertamina RU V Balikpapan Pilih 40 Terbaik
Balikpapan, Gerbangkaltim.com — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) V Balikpapan terus mendorong budaya inovasi di lingkungan kerja. Sepanjang 2026, sebanyak 251 judul inovasi dihasilkan para insan mutu melalui empat batch pelaksanaan.
Dari ratusan inovasi tersebut, sebanyak 40 inovasi terbaik dipilih untuk tampil dalam SYNOVATE 2026 atau Symbiotic Nexus of Innovation Towards Excellent. Forum ini mempertemukan insan mutu RU V Balikpapan dengan Kilang Pertamina Balikpapan (KPB).
SYNOVATE 2026 menjadi wadah bagi para inovator untuk mempresentasikan gagasan sekaligus berbagi pengetahuan mengenai berbagai solusi yang dapat diterapkan dalam kegiatan operasional.
Inovasi yang dihadirkan mencakup sejumlah bidang, mulai dari digitalisasi, kesehatan, peningkatan proses kilang hingga optimalisasi arus minyak.
Area Manager Communication, Relations & CSR RU V Balikpapan, Dodi Yapsenang mengatakan, jumlah inovasi yang dihasilkan sepanjang tahun menunjukkan tingginya partisipasi pekerja dalam mencari peluang perbaikan.
“SYNOVATE 2026 menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa inovasi merupakan bagian dari budaya kerja insan Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan,” kata Dodi dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2026).
Menurut dia, inovasi tidak hanya diarahkan untuk menciptakan cara kerja yang lebih baik, tetapi juga harus memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi perusahaan.
Sebanyak 251 inovasi yang dihasilkan, kata Dodi, menunjukkan semangat insan mutu untuk terus melakukan perbaikan dalam berbagai aspek operasional.
“Bagi kami, inovasi tidak hanya tentang menciptakan cara kerja yang lebih baik, tetapi juga bagaimana setiap perbaikan dapat memberikan manfaat berkelanjutan, mulai dari peningkatan efisiensi dan keandalan operasi hingga optimalisasi pemanfaatan sumber daya,” ujarnya.
Dodi berharap 40 inovasi terbaik yang ditampilkan dalam SYNOVATE 2026 tidak berhenti sebagai gagasan atau kompetisi semata. Inovasi tersebut diharapkan dapat dikembangkan dan diterapkan untuk memberikan dampak nyata terhadap kegiatan operasional.
“Kami berharap 40 inovasi terbaik yang tampil di SYNOVATE dapat menjadi inspirasi untuk melahirkan solusi yang aplikatif, memberikan nilai tambah bagi perusahaan, serta mendukung operasional kilang yang semakin andal dan berkelanjutan,” kata Dodi.
Melalui forum tersebut, RU V Balikpapan juga mendorong kolaborasi antara insan mutu RU V dan KPB. Pertukaran gagasan dan pengalaman diharapkan dapat memperluas penerapan inovasi yang memiliki manfaat terukur.
Selain meningkatkan efisiensi, inovasi diarahkan untuk mendukung keandalan operasi, keselamatan dan kesehatan kerja, serta optimalisasi penggunaan energi dan sumber daya.
Pertamina RU V Balikpapan menilai pengembangan inovasi menjadi bagian dari upaya menghadapi tantangan operasional dan dinamika industri energi. Karena itu, budaya perbaikan berkelanjutan diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan nilai jangka panjang bagi perusahaan.
BACA JUGA
