Balikpapan Bangun Depo Kontainer di Km 13, Solusi Kemacetan dan Parkir Liar Truk Angkutan
Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mulai merealisasikan pembangunan depo kontainer di Kilometer 13, Kelurahan Karang Joang, sebagai upaya menata sistem transportasi barang sekaligus mengurangi kemacetan akibat kendaraan bertonase besar yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan, tahapan awal pembangunan ditandai dengan pelaksanaan Mutual Check 0 (MC0) dan land clearing di lahan seluas sekitar 11 hektare milik Pemkot Balikpapan.
Kepala Dishub Balikpapan Muhammad Fadli Pathurrahman mengatakan, pembangunan depo kontainer tersebut menjadi langkah strategis pemerintah kota dalam memperkuat sistem logistik dan distribusi barang di Balikpapan.
“Setidaknya ini menjadi awal pembangunan depo kontainer angkutan barang. Mudah-mudahan langkah ini mampu menjawab berbagai persoalan transportasi di Balikpapan,” kata Fadli, Rabu (13/5/2026).
Menurut dia, keberadaan depo kontainer diharapkan mampu mengurangi persoalan kendaraan angkutan barang yang selama ini kerap melintas di luar jam operasional dan parkir sembarangan di bahu jalan maupun kawasan permukiman.
Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab kemacetan di sejumlah ruas jalan utama di Kota Balikpapan. Selain itu, antrean truk di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) subsidi juga sering memicu kepadatan lalu lintas.
Fadli menjelaskan, kawasan depo nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti area istirahat sopir, fasilitas alih muat barang dari kendaraan besar ke kendaraan kecil, fasilitas uji kir, hingga area pengisian bahan bakar.
“Kami ingin sopir memiliki tempat untuk beristirahat atau menginap sehingga tidak ada lagi parkir liar yang mengganggu lalu lintas,” ujarnya.
Ia menambahkan, salah satu fokus utama pembangunan depo kontainer adalah menertibkan aktivitas parkir liar kendaraan berat, terutama di kawasan Kilometer 13 dan beberapa titik lain di Balikpapan.
Dengan adanya fasilitas tersebut, kendaraan angkutan barang nantinya diarahkan masuk ke kawasan depo sehingga aktivitas parkir maupun bongkar muat tidak lagi dilakukan di tepi jalan umum.
Selain mendukung kelancaran distribusi logistik, pembangunan depo kontainer juga diyakini dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi daerah melalui peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
Di sisi lain, penataan kendaraan berat yang lebih tertib diharapkan mampu menjaga kondisi infrastruktur jalan agar tidak cepat rusak akibat beban kendaraan bertonase besar.
Wali Kota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud, SE., ME., menegaskan, pembangunan fasilitas itu merupakan solusi konkret terhadap persoalan transportasi barang yang selama ini belum tertangani secara optimal.
“Pembangunan terminal ini nantinya dimanfaatkan menjadi pusat kegiatan logistik terpadu,” ujar Rahmad.
Pemerintah Kota Balikpapan berharap pembangunan depo kontainer tersebut dapat menjadi bagian dari penataan transportasi perkotaan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).
BACA JUGA
