Bandara SAMS Sepinggan Salurkan CSR untuk Dukung Pelestarian Tari Tradisional Kaltim

Bandara SAMS Sepinggan
PT Angkasa Pura Indonesia melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Sanggar Tari Danum Borneo. Jum'at (21/8/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com– PT Angkasa Pura Indonesia melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Sanggar Tari Danum Borneo.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program InJourney Airports Community Upskilling for Aviation yang diarahkan untuk mendukung pengembangan seni dan budaya lokal, khususnya tari tradisional Kalimantan Timur.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar, kepada Sanggar Tari Danum Borneo, Jum’at (21/8/2026).

Iwan mengatakan, keberadaan bandara tidak hanya berkaitan dengan pelayanan dan operasional penerbangan. Menurut dia, bandara juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat sosial bagi masyarakat di sekitarnya.

“Keberadaan bandara tidak hanya berfokus pada pelayanan penerbangan, tetapi juga harus memberikan dampak sosial yang positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Iwan.

Ia menambahkan, posisi Bandara SAMS Sepinggan sebagai salah satu pintu gerbang utama Kalimantan Timur membuat pihaknya memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga serta memperkenalkan kekayaan budaya daerah.

Menurut Iwan, Sanggar Tari Danum Borneo merupakan salah satu wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenalkan budaya Dayak dan Paser kepada masyarakat luas.

“Sebagai pintu gerbang utama Kalimantan Timur, Bandara SAMS Sepinggan memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga dan memajukan kearifan lokal,” katanya.

Iwan berharap bantuan tersebut dapat mendorong para seniman muda untuk semakin aktif berkarya dan mempertahankan budaya tradisional agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya.

“Melalui bantuan CSR ini, kami berharap dapat memberikan dorongan semangat bagi para seniman muda untuk terus berkreasi dan menjaga warisan leluhur,” lanjutnya.

Bantuan yang disalurkan akan digunakan untuk mendukung kebutuhan Sanggar Tari Danum Borneo, mulai dari perlengkapan tari, kostum tradisional, hingga kegiatan pembinaan rutin bagi para anggota sanggar.

Pihak Sanggar Tari Danum Borneo menyambut baik dukungan tersebut. Bantuan dinilai dapat membantu sanggar dalam meningkatkan kegiatan pembinaan sekaligus menunjang penampilan para penari dalam berbagai kegiatan.

Program ini menjadi bagian dari komitmen Bandara SAMS Sepinggan untuk memperluas manfaat program tanggung jawab sosial perusahaan. Selain kebudayaan, program CSR juga diarahkan pada sektor pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui dukungan terhadap komunitas seni, Bandara SAMS Sepinggan berharap pelestarian budaya lokal tidak hanya berlangsung di lingkungan sanggar, tetapi juga dapat berkembang hingga tingkat nasional maupun internasional.

Tinggalkan Komentar