Hadapi Musim Kemarau, Lapas Banjarmasin Pastikan Ketersediaan Air Bersih untuk Warga Binaan

Lapas Banjarmasin
Jajaran PDAM Bandarmasih mengunjungi Lapas Banjarmasin untuk membahas kondisi pasokan air sekaligus langkah antisipasi jika terjadi penurunan ketersediaan air, Kamis (27/8/2026).

Banjarmasin, Gerbangkaltim.com— Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin mulai mengantisipasi potensi berkurangnya pasokan air bersih selama musim kemarau.

Langkah tersebut dilakukan dengan memperkuat koordinasi bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih.

Jajaran PDAM Bandarmasih mengunjungi Lapas Banjarmasin untuk membahas kondisi pasokan air sekaligus langkah antisipasi jika terjadi penurunan ketersediaan air, Kamis (27/8/2026).

Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah mengatakan, ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan yang harus dipastikan, mengingat tingginya kebutuhan air untuk menunjang aktivitas sehari-hari warga binaan maupun operasional lapas.

Menurut Akhmad, antisipasi perlu dilakukan sebelum terjadi gangguan pasokan. Dengan demikian, kebutuhan dasar warga binaan dan pelayanan pemasyarakatan tetap dapat berjalan dengan baik.

“Musim kemarau tentu perlu kita antisipasi, khususnya terkait ketersediaan air bersih. Jangan sampai ketika pasokan berkurang baru kita mengambil langkah. Karena itu, koordinasi dengan PDAM perlu dilakukan sejak awal,” kata Akhmad Herriansyah.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas kondisi ketersediaan air di lingkungan Lapas Banjarmasin serta sejumlah langkah yang dapat ditempuh apabila pasokan mengalami penurunan selama musim kemarau.

Akhmad Herriansyah menegaskan, pemenuhan kebutuhan air bersih tidak hanya berkaitan dengan kelancaran operasional lapas, tetapi juga menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan.

“Kita ingin memastikan kebutuhan air tetap aman selama musim kemarau. Untuk itu, komunikasi dan koordinasi dengan PDAM akan terus dilakukan sehingga apabila ada kendala pasokan, dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia berharap koordinasi yang dilakukan sejak dini dapat meminimalkan risiko gangguan ketersediaan air bersih di lingkungan Lapas Banjarmasin.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Lapas Banjarmasin memperkuat sinergi dengan PDAM Bandarmasih dalam menghadapi kondisi musim kemarau.

Dengan ketersediaan air yang terjaga, aktivitas warga binaan, pelayanan, serta operasional pemasyarakatan diharapkan tetap berjalan secara optimal.

Tinggalkan Komentar