Brimob Batalyon B Pelopor Sigap Amankan Kebakaran Toko Sembako di Sungai Kapih

kebakaran
Personel Brimob Batalyon B Pelopor membantu pengamanan lokasi kebakaran toko sembako di kawasan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Samarinda.

Gerbangkaltim.com, Samarinda – Tim Respons Bencana Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur bergerak cepat menangani peristiwa kebakaran yang melanda lahan dan bangunan di Jalan Marhusein RT 37, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Kamis (7/5/2026).

Kebakaran yang menghanguskan sebuah toko sembako tersebut langsung mendapat respons cepat dari personel Brimob setelah laporan diterima sekitar siang hari. Tim yang dipimpin Brigpol Slamet Utomo tiba di lokasi sekitar pukul 12.23 WITA untuk membantu proses pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan lokalisir area, serta mendukung petugas pemadam kebakaran agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Meski kobaran api menyebabkan kerugian material cukup besar akibat hangusnya bangunan toko, insiden tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada bangunan.

Situasi di lokasi sempat dipadati warga yang ingin menyaksikan proses pemadaman. Personel Brimob bersama aparat gabungan kemudian melakukan pengamanan area guna memastikan proses evakuasi dan pemadaman berjalan lancar tanpa hambatan.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, mengapresiasi kesigapan personel di lapangan yang cepat hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat.

Menurutnya, respons cepat aparat sangat penting untuk meminimalkan dampak kebakaran, terutama di kawasan permukiman dan area usaha masyarakat yang padat aktivitas.

“Kehadiran personel di lokasi merupakan bentuk pengabdian Brimob kepada masyarakat. Kami juga mengimbau warga agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha untuk mencegah terjadinya kebakaran,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa langkah pencegahan menjadi faktor utama dalam mengurangi risiko kebakaran yang kerap terjadi akibat gangguan instalasi kelistrikan.

Sementara itu, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, menjelaskan bahwa pengamanan TKP dilakukan agar petugas pemadam kebakaran dan tim penyelidik dapat bekerja secara maksimal.

“Personel kami memastikan area tetap steril sehingga proses pemadaman dan identifikasi penyebab kebakaran dapat berjalan aman dan lancar,” jelasnya.

Selain membantu pengamanan lokasi, personel Brimob juga membantu warga sekitar mengamankan barang-barang yang masih dapat diselamatkan dari area terdampak kebakaran.

Hingga proses pendinginan selesai dilakukan, kondisi di kawasan Sungai Kapih dilaporkan aman dan kondusif. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya korsleting listrik, terutama di kawasan permukiman dan tempat usaha yang menggunakan instalasi listrik dalam intensitas tinggi.

Sumber: Humas Satbrimob Polda Kaltim

Tinggalkan Komentar