Brimob Padamkan Kebakaran Lahan di Balikpapan Utara

kebakaran
Brimob Polda Kaltim bersama BPBD, Damkar dan warga memadamkan kebakaran lahan di Graha Indah Balikpapan Utara meski dengan sarana terbatas.

BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.comKebakaran lahan Balikpapan kembali ditangani personel Brimob bersama petugas gabungan dan warga. Meski menghadapi keterbatasan sarana pemadaman, Tim Piket Respon Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Timur bergerak cepat untuk mengendalikan api di kawasan Balikpapan Utara.

Kebakaran terjadi di Jalan Tumaritis RT 42, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Jumat (14/8/2026). Personel Brimob tiba di lokasi sekitar pukul 15.10 WITA dan langsung berkoordinasi dengan unsur penanganan kebakaran lainnya.

Tim dipimpin Aipda Jufri Ode T. Dalam proses pemadaman, personel Brimob bekerja bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), petugas pemadam kebakaran, serta masyarakat di sekitar lokasi.

Kondisi di lapangan membuat proses pemadaman dilakukan dengan sarana yang tersedia. Meski demikian, koordinasi dan kerja bersama antarunsur membuat kobaran api dapat dikendalikan.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Ronny Suseno melalui Danyon A Pelopor Kompol Iwan Pamuji mengatakan, api berhasil dipadamkan setelah petugas bersama masyarakat melakukan penanganan di lokasi.

Namun, tugas belum sepenuhnya selesai. Personel masih melakukan proses pendinginan karena asap terlihat cukup tebal di sejumlah bagian lokasi kebakaran.

“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan. Saat ini personel masih melakukan pendinginan karena asap masih terlihat cukup tebal di sekitar lokasi guna mencegah munculnya titik api baru,” ujar Iwan.

Pendinginan Dilakukan untuk Cegah Api Kembali

Proses pendinginan menjadi tahapan penting setelah api utama berhasil dikendalikan. Petugas melakukan pemantauan terhadap area yang masih mengeluarkan asap untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik panas yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mencegah api menjalar ke area lain, terutama ketika kondisi lahan dan lingkungan sekitar masih berpotensi mendukung munculnya titik api.

Iwan menegaskan, respons cepat personel merupakan bagian dari tugas Brimob dalam membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat, termasuk bencana kebakaran.

Menurutnya, keterbatasan peralatan tidak menjadi alasan bagi personel untuk mengabaikan situasi yang dapat mengancam keselamatan warga maupun lingkungan.

“Aksi cepat ini menjadi bukti nyata pengabdian Brimob untuk melindungi masyarakat meskipun dengan keterbatasan,” ujarnya.

Penanganan kebakaran tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Kolaborasi antara aparat, petugas kebencanaan, pemadam kebakaran, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat pengendalian api.

Peristiwa ini sekaligus mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan di Balikpapan. Respons cepat sejak api pertama kali diketahui dapat membantu mencegah kebakaran berkembang lebih luas dan menyulitkan proses pemadaman.

Sumber: Satbrimob Polda Kalimantan Timur.

Tinggalkan Komentar