Dari Balik Tembok Lapas, Warga Binaan Belajar Merawat Ikan Papuyu
Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Di balik tembok tinggi Lapas Kelas IIA Banjarmasin, terdengar suara riuh rendah warga binaan yang tengah memberi pakan ikan papuyu. Aktivitas sederhana ini ternyata menjadi momen belajar yang berharga bagi mereka.
Di Area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 2, warga binaan terlihat tekun menaburkan pakan sambil memperhatikan gerak-gerik ikan-ikan kecil yang telah berusia tiga bulan.
Aktivitas ini bukan sekadar merawat ikan, tapi bagian dari program pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan lapas.
“Konsistensi dalam memberi pakan itu penting. Kalau teratur dan terukur, ikan bisa tumbuh dengan baik. Dari situ, warga binaan juga belajar disiplin dan kesabaran,” kata Bagus Paras Etika, Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Banjarmasin, Senin (6/4/2026)
Kalapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menekankan bahwa kegiatan budidaya perikanan menjadi salah satu program unggulan yang ingin memberi bekal keterampilan nyata bagi warga binaan.
“Kami ingin warga binaan punya pengalaman yang aplikatif. Saat mereka kembali ke masyarakat, keterampilan seperti ini bisa berguna untuk membuka peluang usaha atau sekadar menambah pengetahuan,” ujarnya.
Salah satu warga binaan, NS, mengaku senang bisa ikut langsung merawat ikan.
“Awalnya cuma ikut-ikutan, tapi sekarang kami jadi tahu cara memberi pakan yang tepat. Rasanya menyenangkan bisa melihat ikan tumbuh sehat,” kata NS.
Kegiatan sederhana di balik tembok lapas ini menumbuhkan harapan: dari kesabaran dan konsistensi, lahir kemandirian yang nyata.
Ikan-ikan papuyu kecil itu bukan hanya hidup dan berkembang, tapi juga menjadi simbol pembelajaran hidup bagi para warga binaan.
BACA JUGA
