Indosat Perkuat Jaringan 5G di Balikpapan, Dorong Gaming, AI, hingga Digitalisasi UMKM dan Pendidikan

IOH
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus memperluas layanan jaringan 5G di Kota Balikpapan sebagai upaya menjawab meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas digital berkecepatan tinggi dan langkah tersebut diperkenalkan melalui kampanye bertajuk "Mau Ini Itu, Ya Indosat 5G" yang digelar di Balikpapan, Sabtu (1/8/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus memperluas layanan jaringan 5G di Kota Balikpapan sebagai upaya menjawab meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas digital berkecepatan tinggi.

Penguatan jaringan tersebut
tidak hanya ditujukan untuk mendukung aktivitas hiburan seperti mobile gaming, streaming, dan pembuatan konten digital, tetapi juga mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), digitalisasi pendidikan, hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Langkah tersebut diperkenalkan melalui kampanye bertajuk “Mau Ini Itu, Ya Indosat 5G” yang digelar di Balikpapan, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai aktivitas yang dekat dengan keseharian generasi muda, mulai dari turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), pertunjukan K-Pop dance, cosplay, hingga berbagai pengalaman digital yang memanfaatkan jaringan 5G.

Executive Vice President Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, Eric Wilyanto mengatakan, Balikpapan menjadi salah satu kota yang memiliki perkembangan aktivitas digital cukup pesat. Hal itu didorong oleh pertumbuhan sektor industri, perdagangan, jasa, pendidikan, serta tingginya jumlah penduduk usia produktif yang semakin akrab dengan teknologi digital.

“Masyarakat Balikpapan mengandalkan konektivitas untuk bekerja, belajar, menjalankan usaha, menikmati hiburan, bermain game, membuat konten, hingga menggunakan AI. Dengan Indosat 5G yang telah menjangkau area-area dengan kepadatan aktivitas tinggi di Balikpapan, kami ingin menghadirkan pengalaman digital yang semakin relevan dengan keseharian pelanggan,” ujar Eric.

Menurut dia, teknologi 5G bukan sekadar menghadirkan akses internet yang lebih cepat, tetapi menjadi fondasi bagi masyarakat untuk terus produktif, kreatif, dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

“Bagi kami, 5G bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang membersamai berbagai aktivitas masyarakat agar mereka dapat terus terhubung, produktif, dan berkarya. Inilah semangat #LebihBaikIndosat yang ingin kami hadirkan melalui konektivitas yang semakin relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, pengunjung dapat merasakan langsung kemampuan jaringan 5G untuk berbagai aktivitas digital. Mulai dari bermain gim daring dengan latensi rendah, melakukan siaran langsung (live streaming), mengunggah konten berukuran besar dalam waktu singkat, bekerja secara mobile dari berbagai lokasi, hingga memanfaatkan berbagai aplikasi AI untuk mencari referensi, membuat materi presentasi, menghasilkan konten kreatif, maupun mendukung proses pembelajaran.

Indosat menyebut jaringan 5G saat ini telah menjangkau sejumlah kawasan dengan aktivitas masyarakat yang tinggi di Balikpapan. Kehadiran jaringan tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas konektivitas bagi pelanggan yang beraktivitas di pusat bisnis, kawasan pendidikan, area perdagangan, maupun lokasi berkumpulnya komunitas.

Tidak hanya berfokus pada penguatan infrastruktur jaringan, Indosat juga memperluas manfaat teknologi melalui sejumlah program sosial dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Salah satunya diwujudkan melalui program Masjid Berdaya dengan menghadirkan layanan Indosat HiFi sebagai dukungan terhadap aktivitas komunikasi, pembelajaran, serta kegiatan masyarakat di lingkungan masjid.

Perusahaan juga menjalankan program Sekolah Digital yang memberikan dukungan konektivitas kepada sekolah-sekolah di Balikpapan. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam proses belajar mengajar sekaligus meningkatkan kesiapan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi informasi.

Di bidang pendidikan tinggi dan pengembangan ekonomi digital, Indosat menjalin kerja sama dengan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) melalui penandatanganan nota kesepahaman mengenai pelatihan Artificial Intelligence bagi mahasiswa dan pelaku UMKM.

Melalui program bertajuk UMKM Go Digital, peserta akan memperoleh pelatihan mengenai pemanfaatan AI untuk mendukung proses pembelajaran, mencari ide bisnis, membuat materi promosi, mengembangkan usaha, hingga meningkatkan daya saing di era ekonomi digital.

Eric menegaskan kolaborasi bersama institusi pendidikan, rumah ibadah, serta pelaku UMKM merupakan bagian dari strategi perusahaan agar kehadiran jaringan 5G tidak hanya menghadirkan kecepatan internet, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami ingin masyarakat Balikpapan merasakan bahwa konektivitas tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan keterampilan, kreativitas, produktivitas, serta membuka peluang usaha baru melalui pemanfaatan AI dan teknologi digital,” ujarnya.

Melalui penguatan jaringan 5G beserta berbagai program pemberdayaan tersebut, Indosat berharap transformasi digital di Balikpapan dapat berjalan lebih cepat sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap berbagai peluang di era ekonomi digital.

Tinggalkan Komentar