Dari Hobi Jadi Keterampilan, WBP Lapas Banjarmasin Tekuni Budidaya Ikan Hias

Lapas Banjarmasin
Budidaya ikan hias menjadi salah satu kegiatan pembinaan kemandirian yang ditekuni Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin. Sabtu (10/10/2026).

Banjarmasin, Gerbangkaltim.com – Budidaya ikan hias menjadi salah satu kegiatan pembinaan kemandirian yang ditekuni Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin.

Kegiatan ini tidak sekadar mengisi waktu luang. WBP dilatih untuk memiliki keterampilan praktis sekaligus membangun sikap teliti, sabar, dan bertanggung jawab melalui perawatan ikan secara rutin.

Dalam kegiatan tersebut, WBP terlibat langsung dalam pemeliharaan ikan hias, mulai dari memberikan pakan, menjaga kebersihan wadah, memantau kondisi ikan hingga memperhatikan pertumbuhan dan perkembangannya.

Perawatan ikan hias membutuhkan konsistensi. Kondisi air, kebersihan wadah, pola pemberian pakan, serta kondisi fisik ikan perlu diperhatikan secara berkala agar ikan dapat tumbuh dengan baik.

Bagi WBP, proses tersebut menjadi pengalaman untuk belajar mengelola kegiatan secara teratur dan bertanggung jawab.

Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah mengatakan, pembinaan kemandirian diarahkan tidak hanya untuk memberikan aktivitas produktif, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan yang dapat bermanfaat bagi WBP setelah selesai menjalani masa pidana.

“Budidaya ikan hias ini menjadi kegiatan yang menarik sekaligus edukatif. Dari proses perawatan ikan, WBP belajar ketelitian, kesabaran, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” ujar Akhmad Heriansyah, Sabtu (10/10/2026).

Menurut dia, keterampilan sederhana yang diperoleh selama menjalani pembinaan dapat menjadi modal positif ketika WBP kembali ke tengah masyarakat.

“Kami berharap keterampilan yang mereka pelajari di Lapas tidak berhenti sebagai kegiatan selama menjalani pembinaan, tetapi bisa dikembangkan menjadi kegiatan produktif secara mandiri setelah mereka kembali ke masyarakat,” katanya.

Pembinaan budidaya ikan hias juga menjadi bagian dari upaya Lapas Banjarmasin dalam memberikan ruang kepada WBP untuk mengembangkan minat dan potensi yang dimiliki.

Melalui kegiatan tersebut, proses pembinaan diharapkan tidak hanya berorientasi pada pengisian waktu, tetapi juga memberikan pengalaman nyata yang dapat membangun kepercayaan diri serta kesiapan WBP untuk kembali menjalani kehidupan di masyarakat.

Tinggalkan Komentar