Khatib Jumat Ajak Warga Binaan Lapas Banjarmasin Perbanyak Istigfar di Tengah Kemarau dan Kabut Asap Karhutla

Lapas Banjarmasin
Kalapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, bersama jajaran struktural, petugas, dan warga binaan mengikuti Salat Jumat berjemaah di Masjid Baabut Taqwa Lapas Banjarmasin, Jumat (9/10/2026).

Banjarmasin, Gerbangkaltkim.com – Kalapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, bersama jajaran struktural, petugas, dan warga binaan mengikuti Salat Jumat berjemaah di Masjid Baabut Taqwa Lapas Banjarmasin, Jumat (9/10/2026).

Salat Jumat dipimpin oleh H. Abdul Kadir, S.Pd.I., M.A., selaku imam sekaligus khatib.

Dalam khutbahnya, H. Abdul Kadir mengajak jemaah memperbanyak istigfar dan melakukan introspeksi diri di tengah kondisi kemarau serta kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Ia mengingatkan bahwa kerusakan di darat dan laut sebagaimana disebutkan dalam Surah Ar-Rum ayat 41 menjadi pengingat bagi manusia untuk mengevaluasi perilaku dan menjaga lingkungan.

Ia juga mengutip Surah Al-A’raf ayat 56 tentang larangan membuat kerusakan di bumi setelah Allah memperbaikinya. Selain itu, khatib menyampaikan bahwa menanam pohon dapat bernilai sedekah ketika memberikan manfaat bagi makhluk hidup lainnya.

Melalui pesan tersebut, jemaah diajak memperbanyak istigfar, memohon ampunan kepada Allah SWT, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Khatib turut mengingatkan bahwa kesulitan merupakan ujian yang perlu dihadapi dengan kesabaran, doa, dan ikhtiar, termasuk memohon turunnya hujan di tengah kemarau.

Ditemui usai Salat Jumat, Kalapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah menegaskan, pembinaan kerohanian menjadi bagian penting dalam membentuk karakter warga binaan.

“Kami berharap kegiatan ibadah seperti Salat Jumat tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengambil hikmah, memperkuat keimanan, dan melakukan introspeksi diri. Nilai-nilai kebaikan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama,” ujar Kalapas.

Hal senada disampaikan salah satu warga binaan berinisial RD.

Ia menilai pesan khutbah Jumat menjadi pengingat untuk memperbaiki diri, memperbanyak istigfar, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ibadah berjemaah ini, Lapas Banjarmasin terus mendorong penguatan keimanan dan pembentukan perilaku positif warga binaan sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Tinggalkan Komentar