Dinkes Balikpapan Perkuat Puskesmas Ramah Remaja, Konseling Kesehatan Mental dan Reproduksi Kini Hadir di Tujuh Puskesmas
Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan terus memperluas layanan kesehatan yang berpihak kepada remaja melalui penguatan Program Puskesmas Ramah Remaja.
Selain menyediakan layanan kesehatan dasar, program ini kini diperkuat dengan kehadiran Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) di tujuh puskesmas sebagai wadah konseling bagi remaja maupun keluarga.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati mengatakan, layanan Puspaga merupakan bagian dari upaya membangun kesehatan fisik sekaligus mental generasi muda. Petugas Puspaga Kota Balikpapan secara berkala mendatangi puskesmas sesuai jadwal untuk memberikan layanan konseling kepada masyarakat.
“Dari Puspaga kota, petugas akan berkeliling datang ke puskesmas secara terjadwal untuk memberikan konseling,” kata Alwiati, Jum’at (24/7/2026).
Menurutnya, layanan tersebut tidak hanya ditujukan bagi remaja yang membutuhkan pendampingan, tetapi juga menjadi ruang konsultasi bagi keluarga dalam menghadapi berbagai persoalan tumbuh kembang anak hingga masalah psikososial.
Tak hanya berpusat di fasilitas kesehatan, Dinkes juga memperluas jangkauan edukasi dengan turun langsung ke sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA. Melalui kegiatan itu, para pelajar mendapatkan pembekalan mengenai berbagai isu kesehatan yang relevan dengan usia remaja.
Materi yang disampaikan mencakup pemahaman mengenai masa usia produktif, pendidikan seksual, kesehatan reproduksi, hingga persiapan bagi calon pengantin sebagai bagian dari upaya menciptakan keluarga yang sehat sejak dini.
“Materi edukasi yang kami berikan antara lain tentang usia produktif, pendidikan seksual, dan kesehatan reproduksi,” ujar Alwiati.
Ia menilai, keberhasilan membentuk generasi muda yang sehat tidak hanya bergantung pada layanan kesehatan, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi keluarga. Karena itu, penguatan ketahanan keluarga menjadi fokus utama dalam setiap program pembinaan yang dijalankan.
“Saat ini yang harus dilakukan adalah penguatan ketahanan keluarga. Itu yang paling penting, karena keluarga itu kuncinya. Kalau keluarganya rapuh, pasti anak-anaknya juga rapuh. Itu yang harus kita kuatkan,” tegasnya.
Alwiati menjelaskan, Program Puskesmas Ramah Remaja merupakan salah satu standar pelayanan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan dan telah diterapkan di seluruh puskesmas di Kota Balikpapan. Ke depan, Dinkes akan terus memperkuat implementasinya melalui kolaborasi lintas sektor.
Salah satu bentuk kolaborasi tersebut dilakukan dengan membina Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di sekolah-sekolah agar edukasi kesehatan dapat menjangkau lebih banyak remaja serta mendorong mereka menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
“Semua puskesmas sudah punya layanan karena itu menjadi program nasional dan standar pelayanan dari Kementerian Kesehatan. Tinggal kita perkuat lagi lewat kolaborasi, termasuk melakukan pembinaan di PIK-R sekolah,” pungkas Alwiati.
BACA JUGA
