Duta Wisata Balikpapan Didorong Jadi Agen Promosi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Pemkot Balikpapan
Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma bersama Finalis Duta Wisata Kota Balikpapan berfoto bersama Wakil Wali Kota Balikpapan Dr Ir H Bagus Susetyo, MM., usai melaksanakan audensi, Rabu (8/4/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan
terus memperkuat peran generasi muda dalam mendorong promosi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui ajang pemilihan Duta Wisata.

Kepala Disparpora Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, mengatakan para finalis yang berasal dari enam kecamatan saat ini tengah menjalani tahapan pembekalan sebelum memasuki masa karantina.

Menurut Ratih, salah satu agenda utama yang wajib diikuti peserta adalah melakukan audiensi dengan camat di wilayah masing-masing. Langkah ini bertujuan agar para finalis memiliki pemahaman yang lebih mendalam terhadap potensi daerah yang akan mereka promosikan.

“Kami mewajibkan para finalis untuk bersilaturahmi dengan camat setempat. Dengan begitu, mereka tidak hanya mengenal wilayahnya, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang baik saat mempromosikan daerah,” ujar Ratih, Rabu (8/4/2026).

Selain itu, para finalis juga melakukan audiensi dengan DPRD Kota Balikpapan untuk memahami fungsi legislatif, khususnya dalam aspek penganggaran dan pengawasan. Kegiatan ini dinilai penting untuk memperluas wawasan peserta mengenai tata kelola pemerintahan daerah.

Rangkaian kegiatan Duta Wisata Balikpapan telah dimulai sejak tahap pra-karantina. Selanjutnya, para peserta akan mengikuti masa karantina guna memperdalam pengetahuan, meningkatkan keterampilan, serta membangun kekompakan antarpeserta.

Sebagai bagian dari proses penilaian, para finalis dijadwalkan menampilkan unjuk bakat di Pentacity Mall pada 16 April 2026. Sementara itu, malam grand final akan digelar di Gedung Kesenian Balikpapan pada 18 April 2026.

Ratih menegaskan bahwa para finalis yang terpilih nantinya akan mengemban peran strategis sebagai duta promosi pariwisata dan ekonomi kreatif. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi representasi daerah, tetapi juga mampu berperan sebagai edukator dan agen perubahan di tengah masyarakat.

“Duta Wisata ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Balikpapan. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pariwisata,” kata Ratih.

Ia menambahkan, sektor pariwisata masih menjadi salah satu penyumbang utama PAD Balikpapan. Pada periode 2023 hingga 2024, kontribusinya mencapai sekitar 35 persen, meskipun pada 2025 mengalami penurunan menjadi sekitar 29 persen.

Meski demikian, Ratih menegaskan bahwa sektor pariwisata tetap menjadi andalan yang terus didorong pertumbuhannya melalui berbagai program, termasuk pelibatan generasi muda.

“Keramahan adalah wajah sebuah kota. Ketika wisatawan merasa nyaman, mereka akan kembali dan secara tidak langsung ikut mempromosikan Balikpapan,” ujarnya. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).

Tinggalkan Komentar