Empat Pembangkit Gangguan, PLN Kaltimra Kejar Tambahan 288 MW untuk Stabilkan Listrik

PLN
PT PLN (Persero) tengah mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Kalimantan menyusul gangguan pada sejumlah pembangkit yang membuat kemampuan pasokan listrik belum optimal. Senin (14/9/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com — PT PLN (Persero) tengah mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Kalimantan menyusul gangguan pada sejumlah pembangkit yang membuat kemampuan pasokan listrik belum optimal.

Empat pembangkit yang mengalami gangguan yakni PLTU Cahaya Fajar Kaltim di Kutai Kartanegara, PLTU Kaltim Prima Coal di Kutai Timur, PLTU Teluk Balikpapan, dan PLTMG Bangkanai.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) Muchamad Chaliq Fadli mengatakan, PLN saat ini mengoptimalkan pembangkit yang masih tersedia sembari mempercepat pemulihan pembangkit yang mengalami gangguan.

“PLN all out mengerahkan berbagai sumber daya yang ada untuk mempercepat pemulihan gangguan,” kata Muchamad Chaliq Fadli, Senin (14/9/2026).

Menurut dia, PLN juga berkoordinasi dengan pengelola pembangkit untuk mempercepat proses perbaikan sekaligus mengembalikan pasokan daya ke sistem kelistrikan Kalimantan.

Pembangkit yang saat ini masih dalam proses pemulihan ditargetkan dapat kembali masuk ke sistem secara bertahap pada pekan ketiga hingga pekan keempat September 2026.

Di sisi lain, PLN menyiapkan tambahan pasokan melalui sejumlah pembangkit sewa untuk membantu memperkuat sistem kelistrikan.

Tambahan tersebut meliputi Pembangkit Batulicin berkapasitas 10 megawatt (MW), pembangkit sewa tahap pertama sebesar 158 MW, serta tahap kedua sebesar 120 MW. Jika seluruhnya terealisasi, kapasitas tambahan yang diupayakan mencapai 288 MW.

“Seluruh proses pemulihan terus dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan pembangkit,” ujar Chaliq.

PLN juga mengimbau masyarakat menggunakan listrik secara bijak, terutama pada periode beban puncak. Penghematan penggunaan listrik dinilai dapat membantu menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan selama proses pemulihan berlangsung.

PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat kondisi sistem kelistrikan tersebut.

Perkembangan kondisi
kelistrikan dan proses pemulihan akan disampaikan secara berkala melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, serta kanal resmi PLN.

Tinggalkan Komentar