Gedung Nuklir RSUD Kanujoso Ditarget Rampung 60 Hari, Anggaran Tahap Akhir Rp8,3 Miliar
Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Pembangunan Gedung Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler di RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, memasuki tahap akhir, Komisi III DPRD Kalimantan Timur memastikan proyek tersebut terus berjalan dan ditargetkan selesai dalam waktu 60 hari kerja.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh saat memimpin kunjungan kerja ke lokasi pembangunan, Senin (2/11/2026).
Abdulloh datang bersama Wakil Ketua Komisi III Akhmed Reza Fachlevi dan Sekretaris Komisi III Abdurahman. Selain itu dari pihak RSKD, hadir Dirut RSKD Balikpapan drg Akhmad Jais, MH., MARS., dan Wadir RSKD Balikpapan serta Dokter Spesialis Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler RSKD Balikpapan dr. Daniel Chung, Sp.KN-TM.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan fasilitas yang dibangun dapat segera dimanfaatkan untuk pelayanan kesehatan masyarakat.
Menurut Abdulloh, pekerjaan tahap akhir ini memiliki batas waktu yang cukup ketat. Kontrak pembangunan dimulai pada akhir Oktober 2026 dan pelaksanaannya ditetapkan selama 60 hari kerja.
“Kami hadir untuk memastikan apakah dalam waktu 60 hari kerja ini pembangunan bisa selesai. Gedung nuklir ini merupakan bagian dari layanan RSUD Kanujoso yang memerlukan perhatian khusus untuk masyarakat Kalimantan Timur,” kata Abdulloh.
Ia menjelaskan, pembangunan Gedung Nuklir tersebut merupakan tahap kelima sekaligus menjadi penyelesaian dari rangkaian pembangunan yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.
Karena itu, pekerjaan saat ini lebih diarahkan pada penyelesaian fisik agar bangunan dapat segera difungsikan.
Untuk tahap terakhir tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp8,3 miliar.
“Total anggaran yang dialokasikan untuk tahap akhir ini mencapai Rp8,3 miliar,” ujar Abdulloh.
Komisi III DPRD Kaltim, kata dia, akan terus melakukan pengawasan agar pekerjaan tidak mengalami hambatan yang dapat memengaruhi target penyelesaian.
Abdulloh mengaku optimistis pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal. Namun, ia tetap meminta dukungan semua pihak agar proses pengerjaan berjalan lancar, terutama dari sisi teknis di lapangan.
Gedung Nuklir RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo diharapkan dapat memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan di Kalimantan Timur. Setelah seluruh tahapan pembangunan selesai, fasilitas tersebut ditargetkan dapat segera dioperasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Komisi III DPRD Kaltim memastikan pengawasan terhadap proyek tersebut tidak berhenti pada tahap pembangunan. Pemantauan akan terus dilakukan hingga gedung benar-benar siap digunakan untuk mendukung pelayanan rumah sakit.
BACA JUGA
