Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Apresiasi Aspirasi Mahasiswa dan Warga Usai Aksi Demo di Kantor Gubernur

Pemprov Kaltim
Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Dr H Rudy Mas’ud, SE., ME.,

Samarinda, Gerbangkaltim.com — Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Dr H Rudy Mas’ud, SE., ME., menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli (APM) Kaltim yang menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda.

Pernyataan itu disampaikan Rudy Mas’ud dalam Instagram pribadinya usai rangkaian aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak siang hingga malam hari, Selasa (21/4/2026).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, adik-adik mahasiswa, lapisan masyarakat, TNI dan Polri yang menjaga keamanan situasi tetap kondusif sampai berakhirnya penyampaian aspirasi di Bumi Etam,” kata Rudy Mas’ud.

Ia mengatakan, pemerintah provinsi memandang aspirasi yang disampaikan mahasiswa dan masyarakat sebagai bagian penting dari kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan daerah.
Menurut dia, partisipasi publik diperlukan dalam proses evaluasi dan perbaikan kinerja pemerintah.

“Kami sangat berharap adik-adik mahasiswa, masyarakat, dan seluruh lapisan bisa selalu menjadi mata dan telinga kami dalam melaksanakan perbaikan dan evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” ujarnya.

Rudy juga menilai peran mahasiswa sangat strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan.

“Pastinya di tangan kalianlah masa depan Kalimantan Timur akhirnya akan ditentukan takdirnya,” katanya.

Ia menambahkan, masukan yang disampaikan dalam aksi tersebut menjadi bahan penting bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki kebijakan dan program pembangunan.

“Masukan hari ini sangat berarti dan sangat berkelas. Ke depan kami dan seluruh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan berakselerasi untuk memperbaiki kinerja-kinerja kami,” lanjutnya.

Aksi Diikuti Mahasiswa dan Elemen Masyarakat

Aksi demonstrasi yang digelar di depan Kantor Gubernur Kaltim diikuti mahasiswa dari berbagai kampus, organisasi masyarakat, serta sejumlah aliansi sipil yang menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah daerah.

Massa sebelumnya berkumpul di kawasan Islamic Center Samarinda sebelum bergerak menuju Kantor DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur.

Sejumlah tuntutan yang disampaikan antara lain evaluasi kebijakan anggaran daerah, realisasi program prioritas pemerintah, hingga transparansi penggunaan APBD.

Dalam rangka pengamanan aksi tersebut, aparat gabungan TNI-Polri mengerahkan sekitar 1.700 personel untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Sempat Memanas di Lokasi Aksi

Meski awalnya berlangsung kondusif, situasi demonstrasi sempat memanas pada sore hingga malam hari setelah sebagian massa melakukan aksi pelemparan terhadap aparat dan area sekitar kantor gubernur.

Polisi kemudian mengerahkan water canon untuk membubarkan massa setelah waktu penyampaian aspirasi dinilai melampaui batas yang ditentukan.

Dalam peristiwa tersebut, sejumlah peserta aksi diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara secara umum tidak dilaporkan adanya korban luka serius.

Pemerintah Siap Lakukan Evaluasi

Menanggapi dinamika yang berkembang, Rudy Mas’ud memastikan Pemerintah Provinsi Kaltim membuka ruang evaluasi terhadap berbagai masukan masyarakat.

Ia menegaskan, kontrol sosial dari mahasiswa dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.

“Sekali lagi terima kasih kepada adik-adik mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat yang tetap menjadi kontrol sosial. Masukan hari ini sangat berarti bagi kami,” kata Rudy.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, mahasiswa, dan masyarakat dapat terus terjaga demi percepatan pembangunan Kalimantan Timur, terutama di tengah peran strategis provinsi tersebut sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Tinggalkan Komentar