Hadiri Raker APEKSI di Pontianak, Rahmad Mas’ud Dorong Penguatan Fiskal Daerah Penyangga IKN
Pontianak, Gerbangkaltim.com — Wali Kota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud, SE., ME., menghadiri rangkaian Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Komwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Regional Kalimantan yang berlangsung di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada 22–24 Mei 2026.
Forum tersebut mempertemukan sembilan kepala daerah dari berbagai kota di Kalimantan dengan mengusung tema “Fiskal Tangguh, Kota Tumbuh”.
Dalam forum itu, para wali kota membahas penguatan kapasitas fiskal daerah, strategi peningkatan pelayanan publik, hingga percepatan pembangunan kawasan perkotaan di tengah tantangan ekonomi nasional dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa penguatan fiskal daerah menjadi faktor penting agar kota-kota di Kalimantan mampu bersaing dan berkembang secara berkelanjutan, terutama daerah penyangga IKN seperti Balikpapan.
“Balikpapan memiliki posisi yang sangat strategis sebagai gerbang utama menuju IKN. Karena itu, penguatan fiskal dan pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring agar manfaat pembangunan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Rahmad dalam keterangannya di sela kegiatan APEKSI, Senin (25/5/2026).
Ia mengatakan, Balikpapan saat ini menghadapi tantangan besar berupa peningkatan kebutuhan layanan publik, transportasi, hingga kesiapan sumber daya manusia seiring meningkatnya aktivitas ekonomi di kawasan penyangga IKN.
Menurut Rahmad, sinergi antardaerah di Kalimantan perlu terus diperkuat agar pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri. Ia menilai forum APEKSI menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi pembangunan kota-kota di Kalimantan.
Selain mengikuti agenda rapat dan diskusi strategis, Rahmad juga terlibat dalam sejumlah kegiatan sosial dan lingkungan bersama kepala daerah lainnya. Di antaranya kegiatan bersepeda santai, penanaman pohon, serta pelepasan bibit ikan di Sungai Kapuas sebagai bentuk kampanye pelestarian lingkungan perkotaan.
Kegiatan tersebut mendapat perhatian masyarakat Pontianak yang turut menyaksikan para kepala daerah berbaur dalam aksi lingkungan di kawasan tepian Sungai Kapuas.
Rahmad menilai kegiatan itu menjadi simbol penting bahwa pembangunan kota tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan.
“Pembangunan kota harus memperhatikan keseimbangan lingkungan. Pertumbuhan ekonomi penting, tetapi kualitas lingkungan dan kenyamanan masyarakat juga harus menjadi prioritas,” katanya.
Raker Komwil V APEKSI Regional Kalimantan tahun ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi terkait penguatan pendapatan asli daerah, peningkatan kerja sama antarkota, serta dukungan pembangunan infrastruktur di wilayah Kalimantan yang kini menjadi pusat perhatian nasional seiring pembangunan IKN.
mBagi Balikpapan, keikutsertaan dalam forum tersebut dinilai penting untuk memperkuat posisi kota sebagai pusat jasa, logistik, dan pintu gerbang utama menuju Ibu Kota Nusantara. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).
BACA JUGA
