Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan, Akses Warga Balikpapan Barat Makin Mudah

Polresta Balikpapan
Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo didampingi Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto dan Forkopimda Kota Balikpapan saat meresmikan jembatan merah putih presisi di Kampung Baru, Balikpapan Barat, Kamis (13/8/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Jembatan Merah Putih Presisi di Jalan Bukit Pelajar, RT 37, Kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, resmi diresmikan secara serentak oleh Kapolri, Kamis (13/8/2026).

Peresmian yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WITA tersebut diikuti jajaran Polda Kalimantan Timur.

Di Balikpapan, kegiatan dipusatkan di depan SMP Negeri 4 Balikpapan dan dihadiri Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo bersama sejumlah pejabat utama Polda Kaltim.

Wakapolresta Balikpapan, AKBP Fauzan Arianto mengatakan, kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas warga di kawasan Baru Tengah.

“Jembatan dengan panjang 6,5 meter dan lebar 4 meter ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk akses bagi para pelajar dan warga di sekitar lokasi,” kata Fauzan.

Menurut Fauzan, pembangunan fasilitas tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri yang tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap kebutuhan masyarakat.

“Ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Jembatan yang berada di kawasan Jalan Bukit Pelajar itu memiliki arti penting bagi warga sekitar. Selain menjadi akses penghubung, keberadaannya diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat menuju berbagai fasilitas umum, termasuk lingkungan pendidikan.

Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi juga berlangsung dalam suasana penuh nuansa kebangsaan. Para peserta mengenakan ikat kepala merah putih serta membawa bendera merah putih.
Nuansa tersebut menjadi simbol semangat persatuan dan kebersamaan dalam peresmian fasilitas yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat.

Fauzan menegaskan, keberadaan jembatan tersebut tidak berhenti pada momentum peresmian. Menurutnya, pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas menjadi tanggung jawab bersama agar infrastruktur dapat digunakan secara optimal.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas ini. Jangan sampai setelah dibangun kemudian tidak dirawat. Dengan kepedulian bersama, manfaatnya tentu akan lebih lama dirasakan,” tutur Fauzan.

Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi sekaligus memperlihatkan dukungan Polda Kaltim terhadap program strategis Polri yang berorientasi pada pelayanan dan kepentingan masyarakat.

Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperkuat akses masyarakat di Balikpapan Barat sekaligus mendukung aktivitas warga dan pelajar di kawasan Baru Tengah.

Bagi Polri, pembangunan
fasilitas seperti Jembatan Merah Putih Presisi menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Infrastruktur yang dibangun diharapkan tidak hanya menjadi sarana penghubung, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan mendukung aktivitas masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Komentar