Kapolda Kaltim Tegaskan Silaturahmi TNI-Polri-Kejaksaan Tak Terkait Kisruh di Jakarta

Polda Kaltim
Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro didampingi Pangdam VI Mlw Mayjen TNI Krido Pramono dan Kejati Kaltim Supardi saat memberikan keterangan pers usai menghadiri kegiatan silaturahmi Tiga Pilar di Gedung Mahakam Mapolda Kaltim, Balikpapan, Rabu (15/7/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro menegaskan, silaturahmi Tiga Pilar yang mempertemukan jajaran Polri, TNI, dan Kejaksaan di Kalimantan Timur tidak memiliki kaitan dengan dinamika hubungan ketiga institusi yang belakangan menjadi sorotan di tingkat nasional.

Penegasan itu disampaikan Endar usai menghadiri kegiatan silaturahmi Tiga Pilar di Gedung Mahakam Mapolda Kaltim, Balikpapan, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur, Supardi, jajaran Polda Kaltim, Kodam VI/Mulawarman, Lanud Dhomber, Lanal Balikpapan, hingga para kepala kejaksaan negeri se-Kaltim.

Menjawab pertanyaan wartawan mengenai apakah kegiatan itu berkaitan dengan situasi yang berkembang di Jakarta, Endar membantah anggapan tersebut.

“Enggak ada. Yang di Jakarta itu urusan pusat, kita ada di daerah. Justru sinergi ini memang sudah berjalan seperti biasa dan tidak ada kaitannya dengan permasalahan yang ada di Jakarta,” tegas Endar.

Menurut dia, silaturahmi tersebut murni bertujuan memperkuat koordinasi dan kebersamaan antar lembaga dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di Kalimantan Timur.

Endar mengatakan, tantangan keamanan di daerah tidak dapat ditangani oleh satu institusi saja. Karena itu, komunikasi yang erat antara Polri, TNI, dan Kejaksaan menjadi kebutuhan agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat dan efektif.

“Hari ini kita mengadakan acara silaturahmi tiga pilar antara kami Kepolisian, kemudian jajaran Kodam VI/Mulawarman, termasuk dari Lanud Dhomber dan Lanal Balikpapan, serta dari Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur,” ujarnya.

Ia menegaskan, setiap institusi memiliki kewenangan yang berbeda, tetapi juga memiliki keterbatasan sehingga membutuhkan dukungan satu sama lain.

“Situasi Kalimantan Timur adalah tanggung jawab kita semuanya. Tugas kita yang berbeda-beda tentunya tidak akan bisa berdiri sendiri. Kami juga ada kekurangan, begitu juga Kejaksaan dan Kodam, demikian pula sebaliknya,” kata Endar.

Kapolda menjelaskan, selama ini hubungan antar lembaga di Kalimantan Timur telah berjalan baik. Namun, pertemuan yang melibatkan seluruh unsur pimpinan hingga jajaran di daerah dinilai penting untuk memperkuat soliditas dan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan tugas.

“Kalau dalam sehari-hari kita sudah bertemu, tetapi ini bertemu secara keseluruhan antara pimpinan di Polda, Pangdam, Kajati, sampai rekan-rekan Kejaksaan Negeri dan para Kapolres. Harapannya, guyub di tingkat pimpinan provinsi bisa sampai ke bawah,” ujarnya.

Selain mempererat hubungan, forum tersebut juga diharapkan membuka ruang komunikasi yang lebih fleksibel sehingga berbagai persoalan dapat diselesaikan tanpa harus selalu melalui mekanisme formal.

“Sehingga ada hal yang mungkin bisa dikomunikasikan tidak melalui formal, bisa kita selesaikan melalui media seperti ini,” ucap Endar.

Ia mengungkapkan, ketiga institusi telah sepakat menjadikan silaturahmi tersebut sebagai agenda rutin yang digelar setiap tiga bulan secara bergiliran.
Pertemuan berikutnya direncanakan berlangsung di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur setelah sebelumnya forum serupa pernah digelar di Kodam VI/Mulawarman.

“Kita sepakat kegiatan seperti ini akan dilakukan secara rutin, mungkin tiga bulan sekali. Pertemuan berikutnya akan dilaksanakan di Kejaksaan. Sebelumnya kita sudah berkumpul di Kodam, dan ke depan mungkin juga melibatkan stakeholder lain, karena penyelesaian masalah melalui forum seperti ini lebih cair,” tutur Endar.

Melalui komitmen tersebut, Polda Kaltim menegaskan bahwa soliditas TNI, Polri, dan Kejaksaan di Kalimantan Timur tetap terjaga dan tidak terpengaruh oleh dinamika yang berkembang di tingkat pusat.

Tinggalkan Komentar