Lapas Banjarmasin Gandeng Kelurahan Pelambuan Perkuat Reintegrasi Sosial Warga Binaan
Banjarmasin, Gerbangkaltim.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin menjalin kerja sama desa binaan dengan Kelurahan Pelambuan, guna memperkuat program pembinaan dan reintegrasi sosial bagi warga binaan pemasyarakatan, Selasa (12/5/2026).
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berlangsung di Kantor Kelurahan Pelambuan dan dihadiri langsung Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, bersama jajaran pejabat struktural lapas dan perangkat kelurahan.
Dari pihak Lapas Banjarmasin turut hadir Kepala Subbagian Tata Usaha Fajar Shidiq Sulistiawan, Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan Muhammad Ansyari, Kepala Urusan Kepegawaian dan Keuangan Akhmad Syafiq Khalwa, serta Kepala Urusan Umum Yurike Violina.
Sementara itu, pihak Kelurahan Pelambuan diwakili Lurah Pelambuan Junaidi, Sekretaris Lurah Abdi Darmawan, dan Ketua LKMK Sandi Rahmanto.
Kalapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah mengatakan, kerja sama desa binaan menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara pemasyarakatan dan masyarakat.
“Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan. Kami berharap sinergi ini mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun masyarakat,” ujar Herriansyah.
Ia menambahkan, keberhasilan pembinaan warga binaan tidak hanya bergantung pada program di dalam lapas, tetapi juga dukungan lingkungan sosial saat mereka kembali ke masyarakat.
Menurut dia, keterlibatan pemerintah kelurahan dan unsur masyarakat menjadi langkah strategis untuk menciptakan penerimaan sosial yang positif terhadap warga binaan setelah menjalani masa pidana.
Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi kegiatan sosial kemasyarakatan, program kebersihan lingkungan, hingga pelayanan kesehatan gratis yang akan dilaksanakan secara kolaboratif antara Lapas Banjarmasin dan Kelurahan Pelambuan.
Lurah Pelambuan, Junaidi, menyambut baik kerja sama tersebut dan berharap program desa binaan dapat memperkuat kepedulian sosial serta mendorong terciptanya lingkungan masyarakat yang inklusif.
Program desa binaan ini merupakan salah satu upaya Lapas Kelas IIA Banjarmasin dalam mendorong pembinaan yang humanis, adaptif, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan di tengah masyarakat.
BACA JUGA
