Lapas Banjarmasin Raih Penghargaan Pengelolaan Anggaran dari KPPN, Kalapas: Bukti Komitmen Tata Kelola yang Akuntabel

Lapas Banjarmasin
Kalapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah menerima penghargaan Terbaik III Akurasi Rencana Penarikan Dana Tahun 2025 untuk kategori satuan kerja dengan pagu anggaran besar dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Banjarmasin, Selasa (4/8/2026).

Banjarmasin, Gerbangkaltim.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin kembali menorehkan prestasi di bidang pengelolaan keuangan. Satuan kerja di bawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan itu meraih penghargaan Terbaik III Akurasi Rencana Penarikan Dana Tahun 2025 untuk kategori satuan kerja dengan pagu anggaran besar dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Banjarmasin.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Kepala KPPN Tipe A1 Banjarmasin, Fanny Fariyanto, kepada Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, dalam Forum Konsultasi Publik 2026 bertema “Sinergi, Transparansi & Peningkatan Layanan KPPN” di Aula Zafry Zamzam, UIN Antasari Banjarmasin, Selasa (4/8/2026).

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Lapas Banjarmasin menyusun rencana penarikan dana secara akurat dan selaras dengan realisasi pelaksanaan anggaran sepanjang 2025. Akurasi tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung pengelolaan keuangan negara yang efektif, efisien, dan akuntabel.

Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran dalam menjaga kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran dan memperkuat budaya kerja yang profesional, akuntabel, serta berorientasi pada kinerja. Capaian ini merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran yang senantiasa berkomitmen menjaga kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran,” ujar Akhmad Herriansyah.

Menurutnya, tata kelola anggaran yang baik tidak hanya berdampak pada tertib administrasi, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mendukung pelaksanaan program pembinaan warga binaan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Senada dengan itu, Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Fajar Shidiq Sulistiawan, menilai penyusunan rencana penarikan dana merupakan instrumen penting agar pelaksanaan anggaran berjalan sesuai kebutuhan dan tepat sasaran.

“Penyusunan rencana penarikan dana bukan sekadar memenuhi administrasi, tetapi menjadi instrumen penting agar pelaksanaan anggaran berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan,” kata Fajar.

Sementara itu, Kepala KPPN Tipe A1 Banjarmasin, Fanny Fariyanto, berharap penghargaan yang diberikan mampu mendorong seluruh satuan kerja untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran.

“Bagi satuan kerja yang telah memperoleh penghargaan, kami berharap prestasi ini dapat dipertahankan bahkan terus ditingkatkan. Sedangkan bagi satuan kerja yang belum meraih penghargaan, kami berharap terus melakukan perbaikan pada indikator penilaian sehingga ke depan mampu memperoleh hasil yang lebih baik,” ujar Fanny.

Keberhasilan tersebut semakin memperkuat komitmen Lapas Kelas IIA Banjarmasin dalam menerapkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik melalui pengelolaan keuangan yang transparan, bertanggung jawab, dan berorientasi pada peningkatan kinerja serta pelayanan publik.

Tinggalkan Komentar