Lapas Banjarmasin Tanam 1.000 Benih Jagung, Bekali Warga Binaan Keterampilan Pertanian
Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengembangkan pembinaan kemandirian warga binaan melalui sektor pertanian. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menanam 1.000 benih jagung di lahan pembinaan dengan melibatkan warga binaan secara langsung.
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin Akhmad Herriansyah bersama Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Bagus Paras Etika, petugas, dan warga binaan.
Penanaman ini menjadi bagian dari upaya membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah menyelesaikan masa pidana.
Akhmad Herriansyah mengatakan, pembinaan di bidang pertanian tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada proses pembelajaran dan pembentukan sikap mandiri warga binaan.
“Kami terus mendorong kegiatan pembinaan yang memberikan pengalaman nyata kepada warga binaan. Penanaman jagung ini bukan hanya tentang hasil yang akan dipanen, tetapi bagaimana warga binaan mendapatkan keterampilan, pengalaman, dan rasa tanggung jawab dari proses yang mereka jalani,” ujar Akhmad Herriansyah.
Menurut dia, keterlibatan warga binaan dalam kegiatan produktif menjadi bagian penting dari proses pembinaan. Melalui praktik langsung, mereka diharapkan mampu memahami tahapan budidaya tanaman sekaligus mengembangkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam bekerja.
Dalam kegiatan tersebut, warga binaan terlibat langsung menanam benih jagung dengan pendampingan petugas. Mereka juga akan memperoleh pengalaman dalam perawatan tanaman hingga masa panen.
Sementara itu, Kasi Giatja Lapas Banjarmasin Bagus Paras Etika mengatakan, kegiatan pertanian memberikan ruang bagi warga binaan untuk belajar melalui praktik, bukan sekadar menerima materi pembinaan.
“Penanaman jagung ini memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk belajar langsung melalui praktik. Mulai dari penanaman hingga perawatan nantinya, seluruh proses menjadi pengalaman yang dapat menambah keterampilan mereka di bidang pertanian,” kata Bagus.
Penanaman 1.000 benih jagung tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan kegiatan kerja produktif di lingkungan lapas. Selain mengoptimalkan pemanfaatan lahan pembinaan, kegiatan ini juga diarahkan untuk menumbuhkan kemampuan warga binaan dalam menjalankan aktivitas pertanian secara bertanggung jawab.
Melalui program tersebut, Lapas Banjarmasin berupaya memperkuat pembinaan kemandirian agar warga binaan memiliki bekal keterampilan yang dapat dikembangkan ketika kembali ke tengah masyarakat.
BACA JUGA
