Masuk SD di Balikpapan Mulai 2027 Wajib Punya Ijazah PAUD, Pemkot Siapkan PAUD Negeri Baru di Grand City
Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan akan mulai menerapkan kebijakan wajib ijazah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bagi calon peserta didik Sekolah Dasar (SD) mulai tahun ajaran 2027.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik mengatakan, kebijakan itu disiapkan untuk memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan dasar sejak usia dini sebelum memasuki jenjang sekolah formal.
“Mulai tahun 2027, anak-anak yang masuk SD diwajibkan memiliki ijazah PAUD. Ini menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk memastikan anak memperoleh kesiapan belajar sejak usia dini,” kata Irfan dalam sambutan menghadiri Pentas Seni PAUD SKB se-Balikpapan di Dome Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC), Selasa (19/5/2026).
Menurut dia, pendidikan PAUD memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kemampuan sosial, hingga kesiapan mental anak sebelum memasuki pendidikan dasar.
Karena itu, Pemkot Balikpapan terus memperluas akses layanan PAUD agar dapat dijangkau masyarakat di seluruh wilayah kota.
“PAUD bukan hanya tempat bermain, tetapi menjadi fondasi pembentukan karakter dan kemampuan dasar anak sebelum masuk SD,” ujarnya.
Untuk mendukung kebijakan tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan saat ini memberikan subsidi biaya pendidikan PAUD sekitar 50 persen kepada masyarakat.
Subsidi itu diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua sekaligus meningkatkan partisipasi pendidikan anak usia dini.
“Kami saat ini memberikan subsidi sekitar 50 persen untuk pendidikan PAUD. Harapannya ke depan PAUD benar-benar menjadi pendidikan wajib sebelum anak masuk SD,” kata Irfan.
Berdasarkan data Disdikbud Kota Balikpapan, jumlah siswa PAUD di kota tersebut saat ini mencapai sekitar 600 anak yang tersebar di berbagai lembaga pendidikan anak usia dini.
Selain memperkuat kebijakan, pemerintah daerah juga menyiapkan peningkatan sarana pendidikan PAUD negeri. Salah satunya melalui rencana pembangunan PAUD Negeri 2 di kawasan Grand City yang dijadwalkan mulai dibangun pada 2027 mendatang.
Irfan menyebut keberadaan PAUD negeri baru itu diharapkan dapat menjadi pusat pembinaan pendidikan anak usia dini sekaligus mendukung pemerataan layanan pendidikan berkualitas di Balikpapan.
“Pembangunan PAUD Negeri di Grand City menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).
BACA JUGA
