Mencekam! Bus DAMRI dan Truk Tabrakan di Gunung Soruq Kubar

DAMRI
Personel Polsek Siluq Ngurai dan warga mengamankan lokasi kecelakaan maut yang melibatkan bus DAMRI dan truk muatan paving di kawasan Gunung Soruq, Jalan Trans Kalimantan, Kutai Barat, Selasa (6/10/2026) malam.

KUTAI BARAT, Gerbangkaltim.com – Tragedi lalu lintas parah terjadi di jalur rawan kecelakaan Trans Kalimantan, kawasan Gunung Soruq, Kampung Muhur, Kecamatan Siluq Ngurai, Kabupaten Kutai Barat, Selasa (6/10/2026) malam. Insiden tabrakan maut yang melibatkan satu unit bus penumpang DAMRI dan truk muatan semen/paving ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta dua orang lainnya mengalami luka berat.

Peristiwa mengerikan yang terjadi sekitar pukul 21.30 WITA tersebut berawal saat truk Mitsubishi Colt Diesel berwarna kuning nomor polisi KT 8483 BY melaju dari arah Samarinda menuju Barong Tongkok. Ketika melintasi tanjakan tajam berbalut tikungan presisi di Gunung Soruq, truk bermuatan material batako/paving tersebut berpapasan secara tiba-tiba dari arah berlawanan dengan bus DAMRI warna biru bernomor polisi KT 7083 BJ yang meluncur dari Barong Tongkok menuju Samarinda.

Lantaran jarak yang sangat dekat serta kondisi medan jalan yang terjal, benturan keras antarkendaraan tak terelakkan. Bus DAMRI yang mengangkut sebanyak 22 orang penumpang beserta sopir dan kernet mengalami benturan hebat pada bagian depan tubuh bus.

Menerima laporan dari warga sekitar, jajaran Polsek Siluq Ngurai bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Peristiwa (TKP). Petugas kepolisian bahu-membahu mengevakuasi para korban luka-luka dan meninggal dunia ke fasilitas medis terdekat, mengamankan barang bukti kendaraan di lokasi, serta melakukan pendataan penuh terhadap seluruh penumpang bus.

Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Siluq Ngurai Ipda Ramli Sianturi, S.H., menegaskan bahwa jajarannya masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengutak-atik penyebab pasti kecelakaan, termasuk mendalami kondisi teknis kendaraan dan kontur tanjakan licin di lokasi.

“Pengemudi diharapkan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, memastikan kendaraan dalam keadaan laik jalan, serta berhati-hati saat melintasi tanjakan dan tikungan maupun ketika berpapasan dengan kendaraan lain,” imbau Ipda Ramli Sianturi.

Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh pengguna jalan yang melintasi poros Trans Kalimantan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan ekstra, terutama saat berkendara malam hari di lintasan berbukit tajam dan meminimalisir manuver mendahului di area garis utuh.

Sumber: Humas Polda Kaltim

Tinggalkan Komentar