Pasar Karang Joang Balikpapan Belum Bergeliat Meski Berdiri Satu Dekade, Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi

Pasar Karang Joang
Disdag Balikpapan mengandalkan Koperasi Merah Putih untuk mendorong aktivitas ekonomi dan menghidupkan kembali pasar rakyat.

Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Pasar Karang Joang Balikpapan hingga kini masih belum mampu berkembang menjadi pusat perdagangan masyarakat meski telah dibangun sekitar satu dekade lalu. Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perdagangan (Disdag) terus mencari berbagai strategi agar pasar rakyat yang berada di kawasan Balikpapan Utara tersebut dapat berfungsi secara optimal dan menjadi penggerak ekonomi warga.

Selama ini, aktivitas jual beli di Pasar Karang Joang masih berlangsung secara terbatas. Pasar hanya ramai ketika ada kegiatan atau event tertentu di kawasan Balikpapan Utara. Di luar momentum tersebut, sebagian besar kios kembali tutup karena minimnya jumlah pembeli yang datang.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, mengatakan pihaknya telah berupaya menghidupkan kembali aktivitas pasar melalui berbagai pendekatan, salah satunya dengan memanfaatkan setiap kegiatan yang digelar di wilayah Balikpapan Utara.

“Setiap ada kegiatan di wilayah Balikpapan Utara, kami berupaya memberdayakan Pasar Karang Joang agar para pedagang kembali membuka lapaknya. Selama ada event, aktivitas perdagangan kembali berjalan,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).

Menurut Haemusri, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasar sebenarnya masih memiliki potensi. Namun, aktivitas ekonomi belum berlangsung secara berkelanjutan sehingga Pasar Karang Joang belum dapat berfungsi sebagai pasar tradisional harian yang ramai dikunjungi masyarakat.

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi adalah faktor lokasi. Pasar Karang Joang berada sekitar 800 meter dari Jalan Soekarno-Hatta KM 12, sehingga tidak berada di jalur utama lalu lintas masyarakat. Kondisi ini membuat pasar kurang terlihat oleh pengguna jalan dan berdampak pada rendahnya tingkat kunjungan pembeli.

Selain akses yang relatif jauh dari jalan utama, kawasan sekitar pasar juga belum memiliki jumlah penduduk yang cukup padat untuk menopang aktivitas perdagangan setiap hari. Akibatnya, banyak pedagang memilih tidak berjualan secara rutin karena jumlah konsumen dinilai belum memadai.

“Lokasinya memang cukup jauh dari jalan utama dan jumlah penduduk di sekitar pasar juga belum terlalu banyak. Itu menjadi tantangan tersendiri untuk menghidupkan aktivitas pasar,” jelas Haemusri.

Meski menghadapi berbagai kendala, Disdag Balikpapan tetap optimistis Pasar Karang Joang masih memiliki prospek untuk berkembang. Pemerintah menilai kawasan Balikpapan Utara merupakan salah satu wilayah yang terus tumbuh, baik dari sisi pembangunan permukiman maupun aktivitas ekonomi.

Optimisme tersebut semakin menguat dengan hadirnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dibangun tepat di samping area pasar. Keberadaan koperasi ini diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi baru sekaligus menarik lebih banyak masyarakat datang ke kawasan tersebut.

Menurut Haemusri, sinergi antara koperasi dan pasar rakyat dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang saling mendukung. Masyarakat yang datang ke koperasi diharapkan juga memanfaatkan keberadaan pasar sehingga aktivitas perdagangan dapat meningkat secara bertahap.

“Kami yakin koperasi ini bisa menjadi salah satu pemicu yang mampu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di kawasan Pasar Karang Joang,” katanya.

Ke depan, Dinas Perdagangan akan terus melakukan evaluasi terhadap berbagai strategi pemberdayaan pasar, termasuk mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak agar aset publik tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di kawasan Balikpapan Utara, pemerintah berharap Pasar Karang Joang tidak lagi hanya ramai saat ada kegiatan tertentu, tetapi mampu berkembang menjadi pusat perdagangan yang aktif setiap hari dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun pelaku usaha lokal.

Sumber: Dinas Perdagangan Kota Balikpapan.

Tinggalkan Komentar