Pemkot Balikpapan Percepat Perbaikan Layanan Air hingga Proyek Energi Sampah, Coffee Morning Jadi Forum Evaluasi Rutin
Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus mendorong percepatan layanan dasar kepada masyarakat, mulai dari distribusi air bersih, pembangunan koperasi, hingga pengelolaan sampah berbasis energi.
Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan Dr Ir H Bagus Susetyo, MM., dalam keterangannya kepada awak media usai mengikuti coffe morning, Senin (13/4/2026).
Bagus mengakui, hingga saat ini masih terdapat sejumlah wilayah yang belum teraliri air bersih secara optimal. Selain itu, perbaikan jaringan pipa juga masih berlangsung di beberapa titik.
“Masih ada beberapa masyarakat yang belum teraliri, kemudian juga perbaikan pipa-pipa masih kita lakukan,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) akan memaparkan kesiapan layanan air bersih kepada pemerintah kota. Paparan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif terkait langkah-langkah yang akan diambil untuk memastikan distribusi air berjalan maksimal.
“Mudah-mudahan dalam satu hari ini nanti akan diberikan ekspos dari PTMB untuk bisa kita sampaikan ke masyarakat kesiapan kita secara kandidatif,” kata Bagus.
Selain fokus pada layanan dasar, Pemkot Balikpapan juga akan mengintensifkan forum “coffee morning” sebagai sarana koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Kegiatan ini direncanakan berlangsung rutin setiap dua pekan.
Menurut Bagus, forum tersebut menjadi ruang strategis untuk membahas berbagai persoalan kota, termasuk aduan masyarakat dan isu-isu yang berkembang di lingkungan pemerintahan.
“Coffee morning ini kita rutinitaskan minimal dua minggu sekali, sehingga permasalahan kota, aduan masyarakat, bisa kita bahas secara detail, baik itu arahan maupun usulan dari masing-masing OPD,” ujarnya.
Terkait dinamika sosial di masyarakat, Bagus menegaskan bahwa pemerintah kota tidak secara khusus membahas potensi aksi atau gejolak tertentu dalam forum tersebut. Fokus utama tetap pada penyelesaian persoalan internal pemerintahan dan pelayanan publik.
Di sektor ekonomi, Pemkot Balikpapan juga tengah mendorong pengembangan Koperasi Merah Putih. Bagus menyebutkan, pemerintah telah menyiapkan lahan untuk pembangunan koperasi tersebut dan menargetkan penambahan hingga 10 unit pada Juni mendatang.
“Kita sudah punya lahan dan siap untuk terbangun. Mudah-mudahan di bulan Juni ada penambahan sampai 10 unit koperasi,” jelasnya.
Sementara itu, dalam upaya penanganan sampah, Pemkot Balikpapan bersama sejumlah pihak tengah mengembangkan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Proyek ini melibatkan kawasan Balikpapan Raya dan Samarinda Raya, dengan kapasitas yang telah disesuaikan menjadi di bawah 1.000 ton per hari.
Bagus menjelaskan, proyek tersebut akan mencakup wilayah Kota Balikpapan, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), serta sebagian wilayah Samboja dan Muara Jawa.
Ia menegaskan, pemerintah kota saat ini fokus pada kesiapan lahan serta pengelolaan sampah dari sumber rumah tangga hingga tempat pembuangan akhir (TPA). Sementara itu, pengolahan lanjutan dalam proyek PSEL akan menjadi tanggung jawab pihak terkait.
“Kita tinggal tunggu saja, kalau lahan sudah siap, mereka akan melakukan perencanaan, survei, dan sebagainya,” ucapnya.
Bagus menambahkan, pemerintah pusat nantinya akan menunjuk pihak ketiga untuk melaksanakan proyek tersebut. Meski demikian, tahap perencanaan awal atau detail engineering design (DED) diharapkan dapat segera rampung dalam waktu dekat.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkot Balikpapan berharap dapat meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan di kota tersebut. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).
BACA JUGA
