Penumpang KM Bukit Siguntang Diduga Melompat ke Laut, Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Balikpapan
Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang penumpang laki-laki KM Bukit Siguntang yang diduga melompat dari kapal saat berlayar dari Balikpapan menuju Parepare, Sulawesi Selatan, Kamis (13/8/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 05.00 WITA di sekitar Buoy 9, alur pelayaran Perairan Teluk Balikpapan. Informasi mengenai kejadian itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Balikpapan pada pukul 05.40 WITA setelah dikonfirmasi oleh pihak terkait dan VTS Balikpapan.
Kasi Operasi dan Siaga (Kasiops) Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Kelas A Balikpapan, Endrow Sasmita, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim setelah menerima laporan.
“Setelah menerima informasi, 15 menit kemudian kami menggerakkan satu tim rescue menggunakan satu unit kapal RBB 12 meter dari Pelabuhan Somber Balikpapan menuju lokasi kejadian,” kata Endrow.
Menurut dia, lokasi kejadian berjarak sekitar 5,5 nautical mile atau sekitar 10 kilometer dari Pelabuhan Somber. Tim SAR telah tiba di lokasi dan langsung melakukan penyisiran.
Pencarian dilakukan dengan radius sekitar satu nautical mile dari titik dugaan korban jatuh ke laut. Namun, proses pencarian menghadapi tantangan karena lokasi tersebut merupakan alur pelayaran yang cukup padat.
“Kondisi alur pelayaran cukup padat sehingga tim pencari harus berhati-hati di sekitar lokasi kejadian,” ujar Endrow.
Dalam pencarian tersebut, Tim SAR juga memperoleh informasi dari sebuah kapal tunda atau tugboat yang melintas di sekitar lokasi.
Awak tugboat disebut sempat melihat seseorang dalam kondisi terapung di laut.
Namun, upaya untuk mengevakuasi orang yang diduga korban tersebut tidak berhasil.
“Kami menerima informasi dari salah satu tugboat yang melintas pagi ini bahwa sempat melihat korban dalam keadaan terapung. Namun, karena kondisi ombak cukup tinggi, berkisar 1 sampai 1,5 meter, korban tidak sempat terevakuasi dan kemudian hilang,” kata Endrow.
Hingga Kamis siang, keberadaan korban belum diketahui. Identitas penumpang yang diduga jatuh ke laut juga masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
Operasi pencarian melibatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Balikpapan, unsur TNI-Polri, termasuk Polair dan TNI Angkatan Laut, BPBD, relawan, serta potensi SAR lainnya.
Endrow memastikan pencarian akan terus dilakukan dengan mengoptimalkan seluruh unsur dan sarana yang tersedia.
“Tim SAR Gabungan sudah berada di lokasi dan bersama-sama melakukan pencarian terhadap korban. Untuk data korban masih belum diketahui dan kami masih menunggu informasi dari pihak otoritas terkait,” ujarnya.
Sementara itu, kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah dengan ketinggian gelombang sekitar 1 hingga 1,5 meter. Tim SAR tetap mempertimbangkan faktor keselamatan personel serta kepadatan lalu lintas kapal selama proses pencarian berlangsung.
BACA JUGA
