Perawatan Pasien Covid-19 di Wilayah Kaltim Berkurang Seribu Lebih

Samarinda, Gerbang Kaltim.com – Beberapa hari ini jumlah pasien yang terserang virus Covid-19 di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim), terus berkurang. Kali ini, Kamis (17/3/2022), berkurangnya sampai seribu lebih, yakni 1.091 orang.

Berkurangnya seribu lebih pasien yang dirawat, menjadikan pasien yang tersisa tercatat 6.844 orang. Sehari sebelumnya, Rabu (16/3/2022), jumlahnya 7.935 orang yang menjalani perawatan.

Semakin berkurangnya perawatan pasien di 10 kabupaten/kota di wilayah Kaltim, terkait dengan bertambahnya kesembuhan pasien pada hari yang sama, yakni 1.467 orang sembuh. Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh  menjadi 191.579 orang.

Selain ketambahan pasien sembuh, Kaltim juga ketambahan 382 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga jumlahnya tercatat 204.069 kasus.

Berdasarkan Infografis Satuan Tugas (Satgas) Covid-19/Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), melalui instagram resminya pertanggal 17 Maret 2022, ada tambahan 6 kasus kematian dari 4 daerah.

Ke empat daerah yang terjadi kasus kematian itu, Kabupaten Paser/Tanah Grogot, Kota Samarinda, masing-masing 1 kasus.

Selain itu, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Kota Balikpapan, masing-masing 2 kasus. Sehingga jumlahnya menjadi 5.646 oang yang meninggal dunia selam hampir dua tahun virus Covid-19 melanda wilayah Kaltim.

Dari 10/kabupaten/kota, hanya wilayah Kabupaten Mahakam Ulu yang statusnya zona oranye atau daerah dengan risiko sedang Covid-19.

Sedangkan 9 daerah lainnya bergabung di zona merah alias daerah dengan kasus Covid-19 sangat tinggi.

Ke sembilan daerah yang berstatus zona merah itu Kabupaten Penajam Paser Utara, Kota Samarinda, Kota Bontang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Barat, Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Paser.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: