Pertamina Salurkan 200 Paket Bantuan Pendidikan untuk Pelajar PPU

Pertamina
PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) V Balikpapan melalui Badan Amil Zakat (BAZMA) Pertamina Balikpapan menyalurkan 200 paket bantuan pendidikan kepada pelajar di sekitar wilayah operasional Terminal Lawe-Lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Jum'at (11/9/2026).

Penajam Paser Utara, Gerbangkaltim.com – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) V Balikpapan melalui Badan Amil Zakat (BAZMA) Pertamina Balikpapan menyalurkan 200 paket bantuan pendidikan kepada pelajar di sekitar wilayah operasional Terminal Lawe-Lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Bantuan tersebut terdiri atas 100 paket perlengkapan sekolah dan 100 paket kacamata baca. Penyaluran dilakukan di Islamic Center PPU, Jumat (11/9/2026).

Program tersebut menyasar pelajar dari 19 sekolah di wilayah PPU. Rinciannya, 14 sekolah dasar (SD), empat sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP), dan satu sekolah menengah atas (SMA).

General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan Novie Handoyo Anto mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Menurut dia, keberlangsungan operasional Pertamina di Terminal Lawe-Lawe tidak terlepas dari dukungan masyarakat sekitar.

“Keberadaan dan kelancaran operasional Pertamina, khususnya di Terminal Lawe-Lawe, tidak terlepas dari dukungan, doa, dan sinergi yang harmonis bersama masyarakat sekitar,” kata Anto.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membuat para siswa lebih nyaman dalam mengikuti proses belajar, terutama bagi penerima kacamata baca.

“Bantuan berupa 100 paket perlengkapan sekolah dan 100 kacamata baca ini kami harap dapat mendukung adik-adik untuk belajar dengan lebih nyaman, membaca dengan lebih jelas dan tentu harapannya bisa menatap masa depan dengan penuh keyakinan,” ujarnya.

Program bantuan pendidikan tersebut disalurkan melalui BAZMA Pertamina Balikpapan. Dana yang dihimpun dari zakat, infak, dan sedekah para pekerja Pertamina kemudian diwujudkan dalam program sosial yang menyasar masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Penyaluran paket perlengkapan sekolah ini juga bukan kali pertama dilakukan. Program tersebut tercatat menjadi agenda tahunan BAZMA Pertamina Balikpapan dan telah berjalan selama enam tahun berturut-turut.

Perwakilan Dinas Pendidikan PPU, Roni, mengapresiasi keterlibatan Pertamina dalam mendukung kebutuhan pendidikan pelajar di daerah tersebut.

Ia menilai bantuan yang diberikan bukan sekadar memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah, tetapi juga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan semangat belajar siswa.

“Bantuan berupa 100 kacamata dan paket perlengkapan sekolah ini mungkin terlihat sederhana bagi sebagian orang, tetapi bagi anak-anak memiliki nilai yang besar sebagai penyemangat untuk bersekolah, meningkatkan rasa percaya diri, dan mendukung semangat belajar,” kata Roni.

Menurut dia, dukungan terhadap pendidikan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Kolaborasi dengan dunia usaha dan masyarakat diperlukan agar manfaat program pendidikan dapat menjangkau lebih banyak siswa.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, karena itu kolaborasi seperti ini diharapkan dapat terus dikembangkan dan dapat menjangkau lebih luas,” ujarnya.

Salah satu penerima bantuan, Rahmat, mengaku terbantu dengan kacamata baca yang diterimanya. Kacamata tersebut membuatnya lebih mudah melihat tulisan saat belajar.

“Terima kasih Pertamina dan BAZMA sudah memberikan kacamata ini. Sekarang saya bisa melihat tulisan dengan lebih jelas dan membaca jadi lebih nyaman,” kata Rahmat.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membuatnya semakin rajin belajar dan memperoleh hasil yang lebih baik di sekolah.

Melalui program ini, Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan bersama BAZMA berharap dukungan terhadap pendidikan di sekitar wilayah operasional perusahaan dapat terus berlanjut. Sinergi dengan pemerintah dan masyarakat juga diharapkan mampu memperluas penerima manfaat program sosial dan pendidikan di PPU.

Tinggalkan Komentar