PLN Bantu Alat Pertanian Listrik, Petani Kutim Lebih Efisien
Gerbangkaltim.com, Kutai Timur – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 2 (UPP KLT 2) menyalurkan bantuan peralatan pertanian berbasis listrik kepada kelompok tani di Desa Margomulyo, Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur, Rabu (8/7/2026).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN yang bertujuan meningkatkan efisiensi usaha pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat di sekitar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
Peralatan yang diserahkan meliputi tiga unit alat tanam padi, satu unit mesin pengering padi, serta satu unit mesin penggiling padi berbasis listrik. Dengan dukungan teknologi tersebut, para petani diharapkan dapat mempercepat proses tanam hingga pascapanen secara lebih efektif dan hemat biaya.
Penyerahan bantuan dihadiri Manager PLN UPP KLT 2 Jefry Sambara Palelleng beserta jajaran, Camat Rantau Pulung Vita Nurhasanah, Kepala Desa Margomulyo Syamsudin, Ketua Kelompok Tani Sugijanto, serta anggota kelompok tani penerima manfaat.
Manager PLN UPP KLT 2, Jefry Sambara Palelleng, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen PLN untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar proyek pembangunan jaringan listrik.
Menurutnya, pemanfaatan peralatan pertanian berbasis listrik diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian karena proses kerja menjadi lebih cepat, efisien, dan modern.
“Melalui program ini kami berharap hasil pertanian masyarakat Desa Margomulyo semakin meningkat karena proses tanam hingga pengolahan hasil panen dapat dilakukan dengan peralatan yang lebih efektif dan efisien,” ujarnya.
Jefry juga mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat seluruh bantuan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami berharap seluruh peralatan digunakan secara optimal, dirawat bersama, dan menjadi aset yang mampu mendorong kemandirian kelompok tani,” tambahnya.
Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, mengapresiasi kepedulian PLN terhadap pengembangan sektor pertanian di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran alat pertanian modern akan membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus mempercepat proses pengolahan hasil panen.
Ia berharap bantuan tersebut mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menjadi contoh sinergi antara dunia usaha dengan masyarakat desa.
Senada dengan itu, Kepala Desa Margomulyo, Syamsudin, mengajak seluruh anggota kelompok tani memanfaatkan bantuan secara bertanggung jawab melalui sistem penggunaan bersama sehingga seluruh anggota dapat merasakan manfaatnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sugijanto mengaku bantuan tersebut menjadi penyemangat baru bagi para petani untuk meningkatkan hasil produksi. Ia optimistis penggunaan alat pertanian berbasis listrik akan mempermudah pekerjaan petani sekaligus meningkatkan kualitas hasil panen.
Selain menyerahkan bantuan, Tim TJSL PLN UPP KLT 2 juga memberikan pelatihan mengenai tata cara pengoperasian, fungsi, hingga perawatan seluruh peralatan agar dapat digunakan secara aman dan maksimal.
Desa Margomulyo sendiri merupakan wilayah yang berada di sekitar jalur pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Muara Wahau–Sangatta. Melalui program TJSL, PLN berupaya memastikan pembangunan infrastruktur kelistrikan berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas ekonomi di kawasan sekitar proyek.
Program elektrifikasi sektor pertanian tersebut diharapkan mampu memperkuat usaha tani, meningkatkan efisiensi produksi, serta memberikan nilai tambah terhadap hasil panen masyarakat di Kabupaten Kutai Timur.
Sumber: PLN UIP KLT
BACA JUGA
