PLN Kaltimra Raih Penghargaan, Komitmen Lawan Stunting Diapresiasi
Gerbangkaltim.com, Samarinda – PLN UID Kaltimra Raih Penghargaan Stunting Samarinda. Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting kembali mendapat pengakuan dari Pemerintah Kota Samarinda. Perusahaan listrik negara tersebut menerima penghargaan atas kontribusinya sebagai Orang Tua Asuh Anak Risiko Stunting (OTA ARS), sebuah program yang bertujuan membantu pemerintah dalam menekan angka stunting melalui pendampingan dan bantuan kepada anak-anak yang berisiko mengalami gangguan pertumbuhan.
Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Penyerahan Sertifikat Orang Tua Asuh Anak Risiko Stunting yang digelar Pemerintah Kota Samarinda. Apresiasi ini diberikan kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi aktif mendukung program percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi lintas sektor.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menegaskan bahwa penanganan stunting memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan dunia usaha. Menurutnya, keberhasilan program tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak.
Ia menyampaikan apresiasi kepada PLN yang telah mengambil peran aktif sebagai Orang Tua Asuh Anak Risiko Stunting. Dukungan tersebut dinilai memberikan dampak positif bagi upaya menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan memiliki daya saing di masa depan.
Kontribusi PLN dalam program ini bersumber dari dana zakat penghasilan pegawai yang dihimpun secara rutin dan dikelola melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sesuai kategori penerima manfaat, termasuk keluarga dan anak-anak yang berisiko mengalami stunting.
Program sosial ini tidak hanya membantu pemerintah mempercepat penurunan angka stunting, tetapi juga sejalan dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan kedua yaitu Tanpa Kelaparan. Fokus program tersebut adalah memastikan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat dan mengurangi berbagai bentuk malnutrisi pada anak.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menyatakan penghargaan yang diterima menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperluas manfaat bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga melalui berbagai program sosial yang berdampak langsung.
Menurutnya, pengelolaan zakat pegawai melalui YBM PLN menjadi salah satu instrumen penting untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting. Selain membantu program pemerintah, langkah tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi PLN terhadap pencapaian target pembangunan berkelanjutan.
Senada dengan itu, Manager PLN UP3 Samarinda, Adrian Sitompul, menilai penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi seluruh jajaran PLN untuk terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat mendukung tumbuh kembang anak-anak penerima manfaat sekaligus memperkuat upaya Pemerintah Kota Samarinda dalam menekan angka stunting secara berkelanjutan.
Penghargaan ini semakin menegaskan bahwa kehadiran PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan energi listrik yang andal, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan sosial. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, PLN UID Kaltimra berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan berdaya saing.
Sumber: PT PLN (Persero) UID Kaltimra
BACA JUGA
