Sambut HUT RI ke-81, Polsek Babulu Tanam Bibit
Gerbangkaltim.com, Penajam Paser Utara – Penanaman bibit di Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara (PPU) menjadi cara berbeda untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bukan sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi ajakan bersama untuk menjaga lingkungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
Polsek Babulu, Polres Penajam Paser Utara (PPU), bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Babulu dan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Telake melaksanakan penanaman bibit di kawasan Wisata Sawah Desa Gunung Mulia, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Babulu IPTU Andi Fatahuddin Bakry, S.H., M.H. Sejumlah unsur turut ambil bagian, mulai dari Kepala UPT Balai Benih Trioyon, Kepala Desa Gunung Mulia Nur Jakem, Wakil Ketua BPD Desa Gunung Mulia Eko Sugeng Suprianto, personel Polsek Babulu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, hingga mahasiswa KKN 52 Desa Gunung Mulia.
Kehadiran berbagai elemen tersebut memperlihatkan bahwa upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Penghijauan membutuhkan keterlibatan pemerintah, aparat, masyarakat, lembaga teknis, serta generasi muda.
Tanam Bibit Jadi Aksi Nyata Sambut Kemerdekaan
Penanaman bibit bantuan UPTD KPHP Telake tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam.
Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., melalui Kapolsek Babulu IPTU Andi Fatahuddin Bakry, mengatakan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebaiknya tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial.
Menurutnya, penghijauan merupakan bentuk aksi nyata yang manfaatnya tidak selalu dapat dirasakan secara langsung, tetapi penting untuk keberlangsungan lingkungan dalam jangka panjang.
“Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya kita isi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dengan aksi nyata yang memberi manfaat bagi generasi mendatang,” ujar Andi Fatahuddin.
Ia menilai menanam pohon merupakan bentuk investasi lingkungan yang hasilnya dapat dinikmati masyarakat pada masa mendatang.
Karena itu, ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan dan tidak berhenti pada kegiatan penanaman semata.
Gotong Royong Jadi Kekuatan Menjaga Lingkungan
Keterlibatan Polri, TNI, pemerintah desa, instansi kehutanan, mahasiswa, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong.
Kolaborasi lintas unsur dinilai penting untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan secara berkelanjutan. Terlebih, kawasan pedesaan memiliki hubungan yang erat dengan keberadaan lahan, hutan, dan ekosistem di sekitarnya.
Melalui kegiatan penghijauan, masyarakat tidak hanya diajak menanam bibit, tetapi juga membangun kesadaran bahwa keberadaan lingkungan yang hijau dan terawat merupakan bagian dari kualitas hidup.
Kawasan Wisata Sawah Desa Gunung Mulia pun menjadi ruang yang mempertemukan kegiatan lingkungan dengan aktivitas masyarakat. Penanaman bibit di lokasi tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi kawasan sekaligus memperkuat kesadaran ekologis warga.
Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kegiatan penghijauan juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.
Polsek Babulu menunjukkan bahwa kehadiran kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban. Ruang kolaborasi juga dibangun melalui kegiatan sosial dan lingkungan yang memberikan manfaat langsung maupun jangka panjang.
Bagi mahasiswa KKN 52 Desa Gunung Mulia, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk ikut mengambil peran dalam program pemberdayaan dan kepedulian lingkungan di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Semangat kemerdekaan akhirnya tidak hanya hadir melalui perayaan, tetapi juga melalui tindakan sederhana yang memiliki makna panjang. Bibit yang ditanam hari ini diharapkan tumbuh menjadi bagian dari lingkungan yang lebih hijau dan memberi manfaat bagi generasi berikutnya.
Bagi masyarakat Babulu, menjaga alam menjadi salah satu cara merawat masa depan—sekaligus meneruskan semangat gotong royong yang menjadi bagian dari perjalanan kemerdekaan Indonesia.
Sumber: Humas Polres PPU
BACA JUGA
