Polda Riau Borong 2 Penghargaan Jelang Hari Bhayangkara
Gerbangkaltim.com, Pekanbaru – Polda Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Riau dengan meraih dua penghargaan bergengsi pada ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 dan Achievement Motivation Person Tahun 2025 yang diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi Riau, Rabu (24/6/2026).
Dua penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi Polda Riau dalam menerapkan prinsip keterbukaan informasi publik sekaligus memperkuat pelayanan yang profesional, modern, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Penghargaan pertama diterima Polda Riau sebagai Instansi Vertikal Provinsi Riau yang dinilai berhasil mengimplementasikan keterbukaan informasi publik secara optimal. Sementara penghargaan kedua diberikan kepada Kapolda Riau sebagai penerima Achievement Motivation Person Tahun 2025 atas dedikasi dan kepemimpinannya dalam mendorong transparansi informasi serta pelayanan publik yang akuntabel.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni yang berlangsung di Auditorium Lantai 8 Menara Lancang Kuning, Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru.
Kapolda Riau menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diraih menjadi hadiah istimewa bagi seluruh personel Polda Riau menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui keterbukaan informasi, inovasi digital, dan pelayanan yang semakin cepat serta mudah diakses masyarakat.
Berbagai inovasi yang dijalankan Polda Riau menjadi faktor penting dalam meraih penghargaan tersebut. Di antaranya melalui program RADAR (Responsif, Aktif, Digital, Akuntabel, dan Responsibilitas), RAGA (Riau Anti Geng dan Anarkisme), serta JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat) yang mendukung transformasi Polri Presisi.
Melalui program-program tersebut, Polda Riau mengintegrasikan berbagai informasi, laporan masyarakat, pengaduan, aspirasi, hingga masukan yang diterima melalui media sosial, layanan digital, call center, media massa, maupun kanal komunikasi lainnya ke dalam satu sistem terpadu.
Sistem tersebut memungkinkan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara lebih cepat, terukur, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Ketua Komisi Informasi Provinsi Riau, Tatang Yudiansyah, menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan salah satu indikator penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara.
Sejalan dengan itu, Polda Riau terus memperkuat transformasi digital guna memudahkan masyarakat memperoleh informasi publik melalui layanan yang lebih modern, cepat, dan ramah pengguna.
Selain mempercepat pelayanan informasi, keterbukaan juga terus dibangun sebagai budaya kerja di seluruh satuan kerja maupun Polres jajaran. Transparansi tidak lagi dipandang sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan menjadi bagian dari komitmen institusi dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional dan terpercaya.
Keberhasilan meraih dua penghargaan tersebut menunjukkan kemampuan Polda Riau dalam menjawab tuntutan masyarakat modern yang menginginkan pelayanan kepolisian yang terbuka, akuntabel, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, capaian ini sekaligus memperkuat komitmen Polda Riau untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas akses informasi publik, serta membangun institusi Polri yang semakin profesional, modern, humanis, dan dipercaya masyarakat.
Sumber: Bidang Humas Polda Riau.
BACA JUGA
