Polres PPU Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Lahan Melon

ketahanan pangan PPU
Wakapolres Penajam Paser Utara Kompol Roganda bersama jajaran meninjau perkembangan budidaya melon di lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) kawasan Pondok Belanda, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Rabu (5/8/2026).

PENAJAM PASER UTARA, Gerbangkaltim.com – Ketahanan pangan menjadi salah satu perhatian Polres Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, melalui pengembangan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Salah satunya diwujudkan lewat budidaya melon di kawasan Pondok Belanda, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.

Program tersebut kembali ditinjau langsung Wakapolres PPU Kompol Roganda, S.H., bersama Kabag SDM Polres PPU AKP Adhi Apriliyan Setyawan, S.Sos., Rabu, 5 Agustus 2026. Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan tanaman sekaligus memastikan kesiapan lahan menjelang masa panen.

Lahan P2L yang dikelola Polres PPU tersebut memiliki luas sekitar setengah hektare. Tanaman melon yang dibudidayakan ditargetkan memasuki masa panen pada 29 hingga 31 Agustus 2026.

Dalam kunjungan itu, Wakapolres PPU mengecek langsung kondisi tanaman, pola perawatan, ketersediaan sarana pendukung, hingga kesiapan lahan menghadapi masa panen. Brigpol Jainuri dan Bripda Bisma turut mendampingi karena selama ini terlibat dalam pemeliharaan serta pengelolaan lahan tersebut.

Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., melalui Kompol Roganda mengatakan, pemanfaatan lahan produktif merupakan bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, peran kepolisian tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Polri juga dapat mengambil bagian dalam mendukung pembangunan melalui kegiatan produktif yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial.

“Program Pekarangan Pangan Lestari merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional,” kata Roganda.

Ia berharap pemanfaatan lahan tersebut tidak berhenti pada hasil panen. Lebih jauh, program P2L diharapkan dapat mendorong tumbuhnya budaya produktif sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat untuk mengoptimalkan lahan yang tersedia.

Pengelolaan secara berkelanjutan menjadi perhatian penting. Karena itu, Polres PPU berkomitmen melakukan pemeliharaan dan evaluasi secara berkala agar produktivitas lahan dapat terus ditingkatkan.

Kabag SDM Polres PPU AKP Adhi Apriliyan Setyawan menambahkan, personel yang terlibat melakukan perawatan tanaman secara intensif. Kegiatan tersebut meliputi penyiraman, pemupukan, hingga pengendalian hama.

Perawatan rutin dilakukan untuk menjaga pertumbuhan tanaman tetap sehat dan memastikan melon dapat dipanen sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Bagi Polres PPU, lahan P2L bukan sekadar ruang budidaya tanaman. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian pangan dengan mengubah lahan produktif menjadi sumber manfaat yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pangan di daerah. Dari lahan yang dikelola secara konsisten, diharapkan muncul manfaat yang lebih luas, mulai dari peningkatan produktivitas hingga tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan potensi lingkungan sekitar.

Kegiatan peninjauan lahan P2L Polres PPU tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Sumber: Humas Polres Penajam Paser Utara (PPU)

Tinggalkan Komentar