Rahmad Mas’ud Raih Penghargaan Tokoh Literasi Nasional 2026, Komitmen Bangun Budaya Baca Balikpapan Diapresiasi

Pemkot Balikpapan
Wali Kota Balikpapan, Dr H Rahmad Mas’ud, SE., ME., dan Bunda Literasi Balikpapan yang juga Bunda PAUD Balikpapan Hj Nurlena Rahmad Mas'ud, SE., menerima penghargaan sebagai Tokoh Literasi Nasional 2026 dalam ajang Temu Nasional Guru Penulis (TNGP) 2026, di Yogyakarta, Sabtu (7/11/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dalam membangun budaya literasi mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Wali Kota Balikpapan, Dr H Rahmad Mas’ud, SE., ME., menerima penghargaan sebagai Tokoh Literasi Nasional 2026 dalam ajang Temu Nasional Guru Penulis (TNGP) 2026 di Yogyakarta, Sabtu (7/11/2026).

Penghargaan yang diberikan Media Guru Indonesia tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya pemerintah daerah dalam mendorong budaya membaca dan menulis, sekaligus memperkuat gerakan literasi di tengah masyarakat.

Rahmad mengatakan, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan atas capaian yang telah diraih, melainkan juga menjadi pengingat pentingnya menjaga komitmen dan keberlanjutan program literasi.

Menurut dia, penguatan literasi merupakan bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas.

“Saya yakin penghargaan ini bukan hanya sebagai wujud penghargaan semata, tetapi bagaimana komitmen dan keberlanjutan literasi yang kita kembangkan. Program-program ini harus bisa terus kita lanjutkan demi satu tujuan, yakni menuju Indonesia Emas,” kata Rahmad dalam sambutannya.

Dia menegaskan, pembangunan generasi unggul tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan formal. Diperlukan upaya berkelanjutan untuk membentuk anak-anak yang tangguh, berkarakter, dan memiliki kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing.

Rahmad Mas’ud juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Balikpapan, khususnya para guru dan tenaga pendidik yang selama ini berkolaborasi dalam mengembangkan budaya literasi.

Dia menilai, keberhasilan meraih penghargaan tersebut tidak terlepas dari keterlibatan berbagai pihak yang turut mengambil peran dalam mendorong kemajuan pendidikan dan literasi di Kota Minyak.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Kota Balikpapan, seluruh tenaga guru dan tenaga pendidik yang telah berkolaborasi mewujudkan capaian ini, sehingga kami bisa meraih penghargaan sebagai Tokoh Literasi yang hari ini kami terima,” ujarnya.

Penghargaan tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi Pemkot Balikpapan untuk memperluas gerakan literasi dengan melibatkan keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat.

Dengan demikian, budaya membaca dan menulis tidak hanya tumbuh di lingkungan pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).

Tinggalkan Komentar