Sambangi Kemendag RI, Pemkot Balikpapan Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Revitalisasi Pasar Kebun Sayur

Pemkot Balikpapan
Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr Ir H Bagus Susetyo, MM.,

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus mengupayakan percepatan pembenahan sektor perdagangan tradisional dengan mengajukan dukungan pemerintah pusat untuk revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur. Langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi langsung dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia di Jakarta.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr Ir H Bagus Susetyo, MM., mengatakan, revitalisasi Pasar Kebun Sayur menjadi salah satu agenda prioritas daerah karena pasar tersebut memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus destinasi wisata belanja khas Balikpapan.

“Kami telah melakukan pertemuan dan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk menyampaikan kebutuhan revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur. Alhamdulillah, respons yang kami terima sangat positif dan membuka peluang dukungan dari pemerintah pusat,” kata Bagus Susetyo, Selasa (2/6/2026).

Menurut dia, keberadaan pasar tradisional yang tertata baik akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Selain meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung, fasilitas pasar yang lebih representatif juga diyakini mampu menarik minat wisatawan yang berkunjung ke Balikpapan.

Bagus menjelaskan, Pasar Inpres Kebun Sayur selama ini dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan, batu mulia, serta berbagai produk khas daerah yang banyak diburu wisatawan domestik maupun mancanegara. Karena itu, pembaruan infrastruktur pasar dinilai penting agar mampu mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

“Sebagai daerah penyangga sekaligus gerbang menuju Ibu Kota Nusantara, Balikpapan harus memiliki sarana perdagangan yang modern, tertata, dan mampu mencerminkan identitas budaya lokal. Revitalisasi pasar ini menjadi bagian dari upaya tersebut,” ujarnya.

Tidak hanya fokus pada Pasar Kebun Sayur, Pemkot Balikpapan juga memaparkan rencana pengembangan sejumlah pasar tradisional lainnya kepada Kementerian Perdagangan. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pasar rakyat agar memenuhi standar pelayanan yang lebih baik dan berdaya saing.

Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah turut mengusulkan dukungan pendanaan melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun program bantuan pemerintah pusat lainnya guna mempercepat realisasi pembangunan.

Bagus menegaskan, Pemkot Balikpapan akan terus menjalin komunikasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan kebutuhan pembangunan daerah mendapat perhatian pemerintah pusat.

“Kami berkomitmen terus melakukan koordinasi dan menjemput peluang dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Harapannya, pembangunan infrastruktur perdagangan dapat berjalan lebih optimal sehingga manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat dan pelaku usaha,” kata Bagus.

Revitalisasi pasar tradisional tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan di Balikpapan sekaligus meningkatkan daya saing kota di tengah perkembangan kawasan Ibu Kota Nusantara. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).

Tinggalkan Komentar