Siaga Karhutla, Polisi Perkuat Koordinasi di Balikpapan
BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Balikpapan terus diperkuat melalui koordinasi lintas unsur. Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Sari Ulu, Polsek Balikpapan Selatan, Aipda Cecep, menyambangi Posko Gabungan Penanggulangan Karhutla untuk memastikan komunikasi antarpetugas tetap berjalan dengan baik.
Kegiatan tersebut berlangsung Rabu, 9 September 2026, sekitar pukul 10.00 WITA, di Posko Gabungan Penanggulangan Karhutla yang berada di Jalan Letjen S. Parman RT 28, Kelurahan Gunung Sari Ulu, Kecamatan Balikpapan Tengah.
Dalam kunjungan tersebut, Aipda Cecep melakukan komunikasi kamtibmas dengan Ketua Katana Kelurahan Gunung Sari Ulu yang juga terlibat dalam unsur pemadam kebakaran, Handa Ivan.
Pertemuan itu menjadi bagian dari langkah preventif untuk memperkuat koordinasi menghadapi potensi karhutla. Komunikasi secara langsung dinilai penting agar setiap informasi mengenai kondisi lingkungan maupun kemunculan titik api dapat segera diteruskan kepada unsur yang memiliki kewenangan melakukan penanganan.
Aipda Cecep mengingatkan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Tidak hanya kepolisian, tetapi juga pemerintah, petugas pemadam kebakaran, relawan, serta masyarakat memiliki peran dalam mengurangi risiko kebakaran.
“Dalam penanganan Karhutla, sinergi menjadi hal yang sangat penting. Mari bersama-sama menjaga komunikasi dan koordinasi agar apabila terjadi kebakaran, langkah penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” ujar Aipda Cecep.
Selain membahas kesiapsiagaan menghadapi karhutla, kegiatan sambang juga dimanfaatkan untuk bertukar informasi mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar wilayah Gunung Sari Ulu.
Bhabinkamtibmas mengajak unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat. Langkah tersebut penting karena pencegahan menjadi salah satu cara paling efektif untuk mengurangi potensi munculnya titik api.
Masyarakat diingatkan agar tidak melakukan aktivitas yang berisiko memicu kebakaran, termasuk membakar sampah secara sembarangan maupun membuka lahan dengan metode pembakaran.
Koordinasi rutin antara Bhabinkamtibmas dan unsur penanggulangan bencana juga diharapkan dapat mempercepat penyampaian informasi ketika ditemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Polresta Balikpapan bersama pemerintah daerah, TNI, BPBD, pemadam kebakaran, relawan, serta masyarakat terus mendorong kolaborasi dalam menghadapi ancaman karhutla. Sinergi tersebut tidak hanya diarahkan pada respons ketika kebakaran terjadi, tetapi juga pada upaya pencegahan sejak dini.
Kehadiran personel kepolisian di posko gabungan menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapsiagaan sekaligus memastikan hubungan komunikasi dengan petugas di lapangan tetap terjaga.
Dengan koordinasi yang solid dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, potensi karhutla diharapkan dapat ditekan. Apabila titik api muncul, informasi yang cepat dan penanganan terkoordinasi juga diharapkan mampu mencegah kebakaran berkembang lebih luas.
Kegiatan sambang dan komunikasi kamtibmas di Posko Gabungan Penanggulangan Karhutla tersebut berlangsung aman dan kondusif.
Sumber: Polresta Balikpapan
BACA JUGA
