Truk Tangki Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Beruntun di Balikpapan, Seorang Pengendara Tewas

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Kecelakaan beruntun melibatkan sebuah truk tangki pengangkut bahan bakar dan sejumlah sepeda motor terjadi di Jalan Projakal, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 10.20 WITA.

Peristiwa yang terjadi di ruas jalan menurun menuju Karingau itu mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi, sementara seorang korban lainnya mengalami luka berat setelah terseret di bawah truk.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, truk tangki milik PT Elnusa Petrofin diduga kehilangan fungsi pengereman saat melintasi turunan. Kendaraan besar tersebut kemudian menghantam sedikitnya sembilan sepeda motor yang berada di depannya.

Akibat kecelakaan itu, arus lalu lintas di Jalan Projakal sempat mengalami kemacetan cukup panjang. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan pengaturan lalu lintas serta mengevakuasi para korban dan kendaraan yang terlibat.

Salah seorang saksi mata, Ros (51), mengatakan truk sudah melaju dengan kecepatan tinggi sejak berada di bagian atas turunan. Menurutnya, pengemudi terlihat tidak mampu lagi mengendalikan kendaraan hingga akhirnya menabrak sepeda motor yang berada di jalurnya.

“Saya lihat langsung mobil itu melaju kencang dari atas. Sepertinya remnya sudah tidak berfungsi karena tidak bisa menghindari kendaraan di depannya. Sudah tidak terkendali,” ujar Ros saat ditemui di lokasi.

Ros menuturkan dirinya tidak menyaksikan tabrakan pertama di bagian atas jalan. Namun ketika berada di depan rumahnya, ia melihat sejumlah sepeda motor sudah terjatuh di badan jalan.

Menurut dia, setelah menabrak beberapa kendaraan di jalur kiri, truk sempat berpindah ke jalur kanan dan kembali menghantam dua sepeda motor lainnya. Kendaraan kemudian berbelok lagi ke kiri hingga kembali menabrak pengendara lain sebelum akhirnya menghantam sebuah pohon di sisi jalan.

“Awalnya saya lihat sudah ada beberapa motor terjatuh. Truk itu kemudian oleng ke kanan menabrak motor lagi, lalu balik ke kiri dan menabrak pengendara lainnya. Semua terjadi sangat cepat,” katanya.

Ia menambahkan, seorang pengendara meninggal dunia setelah terpental akibat benturan. Sementara korban lain mengalami luka berat karena terseret di bawah badan truk hingga ke bagian bawah turunan.

“Yang meninggal sendirian naik motor. Ada juga satu korban yang terseret truk, kondisinya parah, kakinya remuk, tetapi masih hidup,” ungkap Ros.

Hingga berita ini ditulis, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan. Polisi juga masih mendata identitas seluruh korban serta memeriksa kondisi kendaraan, termasuk dugaan adanya kegagalan sistem pengereman pada truk tangki tersebut.

Tinggalkan Komentar