Wali Kota Balikpapan Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial dan Waspadai El Nino saat Idul Adha

Pemkot Balikpapan
Wali Kota Balikpapan, Dr H Rahmad Mas'ud, SE., ME.,

Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Wali Kota Balikpapan, Dr H Rahmad Mas’ud, SE., ME., mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Raya Idul Adha sebagai sarana memperkuat nilai kepedulian sosial, keikhlasan, dan semangat berbagi kepada sesama.

Hal itu disampaikan Rahmad Mas’ud dalam sambutannya saat pelaksanaan Salat Idul Adha di Balikpapan di Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center (BIC), Balikpapan, Kaltim, Rabu (27/5/2026).

Ia mengatakan, ibadah kurban bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga memiliki makna mendalam tentang pengorbanan dan solidaritas sosial sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

“Melalui perayaan Idul Adha dan ibadah kurban, kita diajarkan untuk memiliki kemuliaan sosial, semangat berkorban, dan kepedulian terhadap sesama melalui pembagian daging hewan kurban,” kata Rahmad Mas’ud.

Menurutnya, semangat Idul Adha juga menjadi momentum untuk membersihkan diri dari sifat individualis dan mementingkan diri sendiri. Ia mengajak masyarakat mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa kebersamaan sebagai warga Kota Balikpapan.

“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmad juga mengajak masyarakat mendoakan jamaah haji Indonesia, khususnya 575 jamaah asal Balikpapan, agar diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji hingga kembali ke tanah air dengan selamat.

“Semoga seluruh jamaah haji diberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran dalam melaksanakan ibadah haji, serta dapat kembali berkumpul bersama keluarga tanpa kekurangan suatu apa pun,” ucapnya.

Selain menyampaikan pesan keagamaan, Rahmad Mas’ud juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi mulai akhir Juni hingga September, dengan puncaknya pada Agustus.

Ia meminta masyarakat mulai melakukan langkah antisipasi dengan menghemat penggunaan air serta menyiapkan cadangan air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kita perlu mengantisipasi musim kemarau panjang akibat El Nino dengan menghemat penggunaan air dan menyiapkan penampungan air untuk kebutuhan rumah tangga,” katanya.

Rahmad juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan maupun membakar sampah secara sembarangan karena dapat memicu kebakaran saat musim kemarau.

“Saya meminta masyarakat menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar. Mari bersama-sama menjaga lingkungan, minimal di sekitar tempat tinggal kita,” tegasnya.

Ia turut mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan saat pelaksanaan ibadah dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai demi mendukung kelestarian lingkungan. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).

Tinggalkan Komentar