Warga Binaan Lapas Banjarmasin Perkuat Sarana Budidaya Ikan Lewat Pembangunan Siring Kolam
Banjarmasin, Gerbangkaltim.com – Upaya meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian terus dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin. Salah satunya melalui kegiatan pembangunan siring kolam budidaya perikanan yang melibatkan langsung warga binaan, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di area depan Gedung Bimbingan Kerja (Bimker) tersebut menjadi bagian dari pengembangan fasilitas budidaya ikan yang dikelola di dalam lapas. Warga binaan tampak bekerja bersama melakukan pengurukan tanah pada bagian siring kolam yang telah dibangun sebelumnya, kemudian meratakannya agar struktur menjadi lebih kuat dan rapi.
Selain memperbaiki fasilitas kolam, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran praktik kerja sederhana bagi warga binaan. Mereka dilatih untuk memahami proses pengerjaan konstruksi ringan, mulai dari pengisian tanah hingga perapian permukaan siring agar mampu menopang area di sekitar kolam budidaya.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Bagus Paras Etika, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai bagian dari pembinaan keterampilan yang aplikatif.
“Kegiatan ini memberikan pengalaman kerja langsung kepada warga binaan. Mereka tidak hanya membantu memperkuat siring kolam, tetapi juga belajar tentang ketelitian, kerja sama, serta teknik dasar dalam pekerjaan konstruksi sederhana,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan warga binaan dalam pengembangan sarana budidaya diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab sekaligus meningkatkan kemampuan praktis yang bermanfaat di masa depan.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa pengembangan fasilitas pendukung budidaya perikanan merupakan bagian dari komitmen lapas dalam menghadirkan program pembinaan yang produktif.
“Kami ingin kegiatan pembinaan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan keterampilan nyata yang bisa diterapkan. Melalui kegiatan seperti pembangunan siring kolam ini, warga binaan dapat belajar bekerja, berkolaborasi, dan memiliki bekal kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sektor budidaya perikanan menjadi salah satu program unggulan pembinaan kemandirian di Lapas Banjarmasin karena dinilai memiliki potensi ekonomi sekaligus mudah dipelajari oleh warga binaan.
Dengan penguatan sarana seperti siring kolam, diharapkan kegiatan budidaya ikan di dalam lapas dapat berjalan lebih optimal. Selain mendukung keberlanjutan program pembinaan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran yang mendorong warga binaan untuk tetap produktif selama menjalani masa pidana.
BACA JUGA
