Warga Sepinggan Geger, Pria Ditemukan Tewas di Dalam Rumah di Balikpapan

penemuan mayat Balikpapan
Petugas gabungan mengevakuasi jasad pria yang ditemukan meninggal dunia di rumah kawasan Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan, Kamis malam.

Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Suasana tenang di kawasan Jalan Sepinggan Baru, Gang Tentram RT 24, Kecamatan Balikpapan Selatan, mendadak berubah mencekam setelah warga menemukan seorang pria dalam kondisi tidak bernyawa di dalam sebuah rumah, Kamis (16/4/2026) malam.

Penemuan jasad tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar yang berkerumun di lokasi kejadian. Aparat gabungan pun bergerak cepat melakukan penanganan, termasuk Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Timur, Polresta Balikpapan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan.

Setibanya di lokasi, personel Brimob segera melakukan pengamanan area untuk memastikan situasi tetap kondusif. Langkah ini penting guna mempermudah proses olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh tim Inafis Polresta Balikpapan.

Komandan Batalyon A Pelopor, Kompol Iwan Pamuji, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban diketahui bernama Andriansan Hanawia (32), seorang warga perantau asal Ujung Pandang.

“Tim kami langsung bergerak setelah menerima laporan. Fokus utama adalah pengamanan lokasi dan membantu proses evakuasi bersama tim gabungan,” ujar Iwan dalam keterangannya.

Proses evakuasi berlangsung dengan pengawasan ketat aparat. Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk keperluan identifikasi lebih lanjut dan autopsi guna memastikan penyebab kematian.

Sementara itu, Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, menegaskan bahwa keterlibatan Brimob dalam kejadian ini merupakan bagian dari respons cepat terhadap situasi darurat di tengah masyarakat.

“Sinergi antara aparat kepolisian, BPBD, dan masyarakat menjadi kunci dalam penanganan kejadian seperti ini. Kami memastikan proses berjalan aman dan tertib,” jelasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara pasti kronologi serta penyebab kematian korban. Warga diimbau untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak berwenang.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan lingkungan serta komunikasi aktif antarwarga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal.

Sumber: Satbrimob Polda Kaltim

Tinggalkan Komentar