XLSMART Future Ready Dibuka, Target 1.000 Anak Muda Kerja
Gerbangkaltim.com, Jakarta – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk meluncurkan program XLSMART Future Ready bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Program ini dirancang sebagai ekosistem pengembangan talenta digital yang mempertemukan proses pembelajaran dengan kebutuhan industri dan akses menuju dunia kerja.
Peluncuran program tersebut menjadi respons terhadap tantangan ketenagakerjaan di tengah percepatan transformasi digital. Indonesia memiliki bonus demografi besar, dengan sekitar 68 persen penduduk berada pada usia produktif. Namun, kebutuhan industri terhadap pekerja yang menguasai keterampilan digital terus meningkat, sementara ketersediaan tenaga kerja siap pakai masih menjadi persoalan di berbagai sektor.
Future Ready mengusung pendekatan learning to earning. Peserta tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi juga memperoleh jalur pengembangan kompetensi secara terintegrasi, mulai dari pembelajaran digital, peningkatan keterampilan, sertifikasi, pendampingan oleh praktisi, pengalaman magang, hingga akses terhadap peluang rekrutmen melalui perusahaan mitra.
Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan pemangku kepentingan lain menjadi kebutuhan penting untuk menghadapi perubahan dunia kerja.
Menurutnya, pengembangan kompetensi tidak cukup hanya berhenti pada pelatihan. Program pengembangan talenta perlu memiliki keterhubungan langsung dengan kebutuhan industri agar peserta dapat memperoleh kesempatan kerja yang lebih nyata.
“Transformasi dunia kerja membutuhkan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, dunia usaha, institusi pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan,” ujar Yassierli dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).
Presiden Direktur dan CEO XLSMART, Rajeev Sethi, mengatakan transformasi digital tidak hanya bergantung pada ketersediaan jaringan dan infrastruktur teknologi. Kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor yang menentukan agar teknologi dapat dimanfaatkan secara produktif oleh masyarakat.
Ia menyebut Future Ready hadir untuk menjembatani kesenjangan antara kompetensi angkatan kerja dan kebutuhan dunia industri. Program ini menyiapkan peserta untuk mengembangkan keahlian yang banyak dibutuhkan, seperti kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), analitik data, komputasi awan, keamanan siber, digital engineering, hingga teknologi jaringan.
XLSMART menargetkan program Future Ready dapat menjangkau satu juta talenta muda melalui aplikasi Sisternet dan laman Future Ready. Selain itu, perusahaan menargetkan penerbitan 10.000 sertifikat penyelesaian pelatihan serta membuka sedikitnya 1.000 kesempatan magang maupun pekerjaan melalui kerja sama dengan berbagai mitra industri.
Program ini telah menggandeng sejumlah mitra strategis, antara lain ZTE dan Eka Tjipta Foundation. Kolaborasi tersebut diharapkan memperluas akses peserta terhadap teknologi, pembelajaran berbasis industri, serta kesempatan untuk membangun pengalaman kerja.
Peluncuran Future Ready juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara XLSMART dan Kementerian Ketenagakerjaan. Sinergi ini diarahkan untuk memperkuat pengembangan talenta digital nasional yang relevan dengan kebutuhan industri.
Director dan Chief People Officer XLSMART, Jeremiah Ratadhi, mengatakan program tersebut akan terus diperluas melalui kerja sama dengan perusahaan, institusi pendidikan, komunitas, penyedia teknologi, platform pembelajaran, dan mitra rekrutmen.
Melalui Future Ready, XLSMART berharap semakin banyak generasi muda Indonesia memiliki keterampilan digital yang relevan, pengalaman industri, serta jalur karier yang lebih jelas. Program ini juga diharapkan memperkuat produktivitas nasional dan mendukung target Indonesia Emas 2045.
Sumber: Siaran pers XLSMART
BACA JUGA
