XLSMART Perluas Registrasi SIM Biometrik dan eSIM, Dorong Standar Keamanan Digital Berbasis AI
Gerbangkaltim.com, Jakarta – Transformasi digital sektor telekomunikasi terus bergerak cepat. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (IDX: EXCL) mempercepat implementasi registrasi kartu SIM berbasis biometrik wajah serta penguatan adopsi eSIM sebagai bagian dari strategi peningkatan keamanan dan kenyamanan pelanggan.
Direktur & Chief Regulatory XLSMART, Merza Fachys, menegaskan bahwa penerapan teknologi face recognition berbasis kecerdasan buatan dengan fitur liveness detection menjadi langkah konkret perusahaan dalam memperketat validasi identitas pelanggan. Sistem ini terhubung langsung dengan basis data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), sehingga memastikan keabsahan data sekaligus meminimalkan potensi penyalahgunaan identitas.
“Validasi biometrik menjadi bagian dari komitmen kami untuk menjaga keamanan data pelanggan serta membangun kepercayaan publik terhadap layanan digital yang aman dan terpercaya,” ujar Merza dalam keterangan resminya, Rabu (4/3/2026).
Secara operasional, XLSMART telah menghadirkan layanan registrasi biometrik di 143 titik layanan nasional, mencakup 94 XL Center dan 51 Galeri Smartfren, dengan konsentrasi di wilayah berpenduduk padat seperti Jabodetabek, Jawa Timur, dan Sumatera. Selain itu, pelanggan dapat melakukan registrasi mandiri melalui situs resmi XL, AXIS, Smartfren, maupun aplikasi myXL, AXISNET, dan mySF.
Dari sisi keamanan, teknologi ini diklaim mampu menekan risiko identitas ganda lebih dari 80 persen serta meningkatkan efektivitas manajemen fraud hingga 30 persen, merujuk studi GSMA. Tingkat akurasi pengenalan wajah modern bahkan mencapai 95–99 persen berdasarkan pengujian National Institute of Standards and Technology (NIST). Proses registrasi yang sebelumnya memakan waktu hingga tujuh menit kini dapat diselesaikan kurang dari satu menit.
Perusahaan juga menerapkan prinsip security by design dan data minimization. Data biometrik tidak disimpan, melainkan diteruskan secara terenkripsi ke sistem Dukcapil untuk proses verifikasi. Infrastruktur keamanan XLSMART telah mengantongi sertifikasi ISO 27001, ISO 27701, serta lulus uji Presentation Attack Detection (ISO 30107-3).
Sejalan dengan penguatan sistem registrasi, adopsi eSIM XLSMART juga menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan lebih dari 1,6 juta pengguna aktif. Integrasi biometrik dinilai mampu meminimalkan hambatan teknis saat aktivasi eSIM sekaligus menyamakan standar keamanan antara kartu fisik dan digital.
Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen XLSMART dalam membangun ekosistem telekomunikasi nasional yang lebih aman, inklusif, dan siap mendukung akselerasi transformasi digital Indonesia.
Sumber: PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk
BACA JUGA
